Kota Bima, Kahaba.- Ketua Panitia Festival Rimpu Mantika Tahun 2026 Firdaus angkat bicara terkait isu yang berkembang di masyarakat, mengenai dugaan kisruh dalam pembagian hadiah Pawai Rimpu Mantika yang digelar Sabtu, 25 April 2026.
Firdaus menegaskan, informasi yang menyebut adanya ketidakjelasan maupun penyelewengan hadiah tidak benar.
Ia memastikan seluruh proses pembagian hadiah dilakukan secara terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Perlu kami luruskan, tidak ada hadiah yang dibawa pulang oleh panitia atau pihak pemerintah. Semua hadiah yang tersisa telah diamankan secara resmi,” tegasnya.
Firdaus menjelaskan, dalam situasi di lapangan sempat terjadi insiden di mana sejumlah peserta mengambil hadiah yang masih berada di atas mobil bak terbuka. Namun, hal tersebut bukan bagian dari skenario panitia.
“Memang benar, pada akhirnya ada sisa hadiah yang diambil paksa oleh sejumlah peserta. Ini terjadi di luar kendali panitia,” ungkapnya.
Firdaus juga menjelaskan, penghentian sementara proses undian doorprize disebabkan oleh padamnya aliran listrik dari PLN. Kondisi tersebut membuat proses pengundian tidak dapat dilanjutkan karena membutuhkan sistem pengeras suara.
“Situasi ini murni faktor teknis. Karena listrik padam, proses undian tidak bisa dilanjutkan saat itu,” jelasnya.
Meski demikian, ia memastikan bahwa seluruh mekanisme undian yang telah berjalan dilakukan secara transparan dan sesuai prosedur.
Dirinya juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum jelas kebenarannya, serta tetap menjaga kondusivitas.
“Pawai Rimpu Mantika adalah kebanggaan kita bersama. Mari kita jaga semangat kebersamaan dan tidak terpancing isu yang belum tentu benar,” ajaknya.
*Kahaba-01













