Kota Bima, Kahaba.- Wali Kota Bima H A Rahman H Abidin mengumpulkan lurah, camat, dan dinas terkait untuk membahas persoalan ternak liar dan parkir liar yang dinilai semakin meresahkan masyarakat, Selasa 14 April 2026.
Dalam rapat tersebut, Wali Kota tampil tegas. Ia menyoroti banyaknya keluhan warga dan menilai persoalan ini sudah masuk kategori darurat yang harus segera ditangani.
“Terlalu banyak keluhan masyarakat. pemerintah harus hadir di tengah persoalan ini,” tegasnya.
Wali Kota juga menekankan pentingnya perubahan pola pikir aparatur, dari sekadar menjalankan tugas administratif menjadi lebih berorientasi pada pelayanan dan pengabdian kepada masyarakat.
Ia bahkan memberi ultimatum agar persoalan ternak liar dan parkir liar diselesaikan dalam waktu sepekan.
“Saya tidak mau lagi ada ternak liar di jalan. Di lokasi tertentu juga tidak boleh ada preman di parkir liar. Kita tidak boleh kalah dengan premanisme,” ujarnya.
Untuk itu, ia meminta seluruh jajaran segera berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas dan Babinsa di masing-masing wilayah guna melakukan penertiban.
Wali Kota juga menegaskan tidak akan menerima alasan apa pun dari lurah, camat, maupun dinas terkait atas lambannya penanganan masalah ini.
“Sudah lebih dari satu tahun saya ingatkan. Kalian ini ASN berpengalaman, kenapa masalah ini belum juga tuntas?” katanya dengan nada tinggi.
Dirinya meminta penindakan dilakukan sesuai aturan yang berlaku, sekaligus memastikan seluruh perangkat pendukung disiapkan.
Sementara itu, Sekda Kota Bima, H. Fakhrunraji juga menegaskan bahwa kondisi saat ini sudah darurat dan membutuhkan langkah penanganan cepat.
“Pekan ini harus selesai. Kalau regulasi belum ada, segera diselesaikan. Sarana dan prasarana juga harus dipersiapkan,” tegasnya.
*Kahaba-01














