Kota Bima, Kahaba.- Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bima H Fakhrunraji angkat bicara terkait keterlambatan pencairan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP), yang sebelumnya dijanjikan cair sebelum pelaksanaan Festival Rimpu Mantika 2026.

Fakhrunraji menegaskan, pada prinsipnya proses pembayaran TPP sudah berjalan dan BPKAD telah mempersiapkan mekanisme pencairan.
Namun, realisasi belum sepenuhnya dilakukan karena masih ada sejumlah OPD yang belum mengajukan berkas pencairan.
“Secara prinsip TPP sudah siap dibayarkan. BPKAD juga sudah menyiapkan prosesnya, hanya saja masih ada OPD yang belum mengajukan,” ujarnya, Senin 27 April 2026.
Ia menjelaskan, selain pengajuan dari OPD, proses verifikasi data kehadiran dan kinerja ASN selama tiga bulan terakhir juga yang harus dipersiapkan di BKPSDM.
Menurutnya, tahapan verifikasi ini sangat penting untuk memastikan seluruh pembayaran sesuai aturan, dan tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari, khususnya temuan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
“Ini murni soal administrasi. Data kehadiran dan kinerja harus diverifikasi dengan baik agar tidak menimbulkan masalah hukum atau temuan,” jelasnya.
Fakhrunraji pun meminta seluruh OPD segera merampungkan pengajuan agar proses pencairan dapat dilakukan secara serentak.
Ia optimis, jika seluruh dokumen sudah lengkap, TPP bisa segera direalisasikan dalam waktu dekat.
“Hari ini kami harapkan semua OPD sudah mengajukan. Kalau administrasi sudah lengkap, tentu pembayaran bisa segera dilakukan,” tegasnya.
Di sisi lain, Sekda juga mengimbau seluruh ASN untuk bersabar, karena pemerintah daerah berkomitmen tidak hanya mengejar kecepatan, tetapi juga memastikan proses berjalan sesuai ketentuan.
“Kami ingin pembayaran ini tidak menimbulkan persoalan ke depan. Jadi harus dipastikan seluruh administrasi benar-benar rampung,” tambahnya.
*Kahaba-01






