Kota Bima, Kahaba.- Wali Kota Bima H A Rahman H Abidin secara resmi membuka kegiatan silaturahmi bersama pelaku usaha yang digelar di Rumah Dinning, Rabu 13 Mei 2026.
Kegiatan tersebut dihadiri para pelaku usaha sektor perhotelan dan restoran, sebagai bagian dari upaya memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan dunia usaha dalam mendukung pembangunan daerah.
Kepala BPKAD Kota Bima, Siswadi dalam laporannya menyampaikan, sektor perhotelan dan restoran merupakan salah satu penggerak utama ekonomi daerah, sekaligus penyumbang terbesar PAD melalui pajak barang dan jasa tertentu.
“Melalui silaturahmi ini, pemerintah berharap adanya optimalisasi kontribusi pajak daerah melalui kepatuhan pelaku usaha dalam menyetorkan pajak. Kami mengajak seluruh pengusaha bersama-sama membangun daerah demi meningkatkan perekonomian masyarakat secara berkelanjutan,” ujarnya.
Sementara itu, Wali Kota Bima H A Rahman H Abidin mengatakan, pertemuan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah dan pelaku usaha sebagai penggerak utama ekonomi daerah.
Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pelaku usaha yang selama ini dinilai telah memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan daerah, membuka lapangan kerja serta menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat.
“Dalam kondisi tantangan fiskal daerah saat ini, kontribusi dunia usaha menjadi sangat strategis. Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri. Kemajuan daerah hanya bisa dicapai melalui sinergi antara pemerintah, pelaku usaha dan masyarakat,” katanya.
Menurut Wali Kota, pemerintah daerah berkomitmen menciptakan iklim usaha yang kondusif melalui kemudahan perizinan, peningkatan kualitas pelayanan publik serta menjaga keamanan dan ketertiban demi mendukung aktivitas ekonomi.
Namun di sisi lain, pemerintah juga berharap para pelaku usaha tetap taat terhadap kewajiban pajak daerah dan ikut berpartisipasi dalam mendukung program Kota Bima Bersih Indah Sehat dan Asri (BISA).
“Kami meyakini partisipasi dunia usaha sangat penting, termasuk mematuhi jadwal pengeluaran sampah sesuai aturan dan menjaga kebersihan lingkungan usaha. Hal kecil seperti ini berdampak besar terhadap wajah kota dan kenyamanan masyarakat,” ungkapnya.
Ia menambahkan, Kota Bima tidak hanya dikenal sebagai kota transit, tetapi juga mulai berkembang menjadi kota tujuan kuliner yang bersih dan menarik. Karena itu, pelaku usaha perhotelan dan restoran memiliki peran penting dalam mendukung pertumbuhan pariwisata, investasi dan kegiatan pemerintahan daerah.
“Semoga silaturahmi ini semakin mempererat kebersamaan dan memperkuat sinergi dalam membangun Kota Bima yang lebih maju dan sejahtera,” harapnya.
*Kahaba-01













