Kabar Kota Bima

Penemuan Mayat di Hotel La Ila, Polisi Pastikan tak Ada Tanda Kekerasan

4
×

Penemuan Mayat di Hotel La Ila, Polisi Pastikan tak Ada Tanda Kekerasan

Sebarkan artikel ini

Kota Bima, Kahaba.- Penemuan mayat pria di salah satu kamar Hotel La Ila mulai menemui titik terang. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal pihak kepolisian, korban diduga meninggal dunia akibat gangguan kesehatan mendadak dan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. (Baca. Tamu Hotel La Ila Ditemukan Meninggal Dunia)

Tim Inafis Polres Bima Kota saat olah TKP penemuan mayat di Hotel La Ila. Foto: Ist

Kasi Humas Polres Bima Kota IPDA Baiq Fitria Ningsih mengungkapkan, korban bernama Fajrun (56), honorer asal Desa Sumi, Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima.

Berdasarkan kronologis yang dihimpun polisi, sebelum kejadian korban sempat menghubungi seorang saksi melalui telepon untuk bertemu. Korban kemudian datang ke kamar hotel tersebut sekitar pukul 12.06 Wita dan sempat duduk di atas tempat tidur.

“Beberapa menit kemudian korban tiba-tiba terjatuh dari atas tempat tidur ke lantai dengan posisi tersungkur,” ujar Baiq Fitria.

Kejadian itu sempat dilihat saksi lain yang berada di luar kamar. Bersama penghuni kamar lainnya, saksi kemudian membantu mengangkat korban kembali ke atas tempat tidur.

“Namun setelah dibaringkan, korban hanya sempat menghembuskan napas satu kali sebelum akhirnya tidak bergerak lagi dan dinyatakan meninggal dunia,” terangnya.

Tak lama setelah menerima laporan, personel gabungan Polsek Rasanae Barat bersama Tim Inafis Polres Bima Kota langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan area, serta meminta keterangan sejumlah saksi.

Sekitar pukul 14.09 Wita, jenazah korban kemudian dibawa ke RSUD Bima untuk dilakukan pemeriksaan medis dan visum.

“Hasil pemeriksaan luar sementara tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Korban hanya mengalami luka gores di pelipis kiri akibat terbentur lantai saat terjatuh,” jelasnya.

Menurut keterangan pihak keluarga, korban memang sedang dalam kondisi kurang sehat. Pada pagi harinya, korban sempat berpamitan kepada istrinya untuk pergi ke Kota Bima dengan alasan mengganti oli kendaraan.

“Dari hasil pemeriksaan awal dan keterangan para saksi, polisi memastikan tidak ditemukan indikasi tindak pidana dalam peristiwa tersebut. Korban diduga meninggal dunia akibat gangguan kesehatan yang terjadi secara mendadak,” tambahnya.

*Kahaba-01