Kota Bima, Kahaba.- Seleksi Tilawatil Quran (STQ) Tingkat Kelurahan Lewirato Tahun 2026 resmi dibuka di depan Masjid Nurul Iman, Senin malam 13 Juli 2026. Meski digelar sederhana, kegiatan yang dibuka secara resmi oleh Wakil Wali Kota (Wawali) Bima Feri Sofiyan tersebut berlangsung khidmat dan menjadi momentum memperkuat syiar Islam, kebersamaan, serta semangat gotong royong masyarakat.
Ketua Panitia STQ Haerul dalam laporannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh tamu undangan, masyarakat, panitia, donatur, dan semua pihak yang telah berkontribusi sehingga kegiatan tersebut dapat terlaksana dengan baik.
Kata dia, STQ bukan sekadar ajang perlombaan membaca Al Quran, tetapi menjadi sarana meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap Al Quran, memahami kandungannya, serta mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari.
“Melalui STQ ini, kami berharap lahir generasi Qurani yang berakhlak mulia, berprestasi, dan mampu menjadi teladan di tengah masyarakat,” ujarnya.
Haerul mengatakan, meskipun pelaksanaan STQ tahun ini berlangsung dengan konsep sederhana di halaman Masjid Nurul Iman, hal tersebut tidak mengurangi makna kegiatan.
Sebaliknya, kesederhanaan menjadi simbol kuatnya kebersamaan, kekompakan, dan semangat gotong royong warga Kelurahan Lewirato.
Ia juga berpesan kepada seluruh peserta agar mengikuti perlombaan dengan penuh semangat, menjunjung tinggi sportivitas, dan menjadikan STQ sebagai ajang belajar serta meningkatkan kemampuan, bukan semata-mata mengejar gelar juara.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Bima, Feri Sofiyan yang membuka secara resmi STQ tersebut menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Lewirato yang tetap mampu menyelenggarakan syiar Islam di tengah keterbatasan anggaran.
“Pelaksanaan STQ ini menjadi bukti bahwa semangat gotong royong masyarakat masih sangat kuat. Dengan kebersamaan, kita tetap mampu menghadirkan kegiatan keagamaan yang bermanfaat,” katanya.
Feri menegaskan, STQ tidak hanya bertujuan mencari qari dan qariah terbaik, tetapi juga menjadi media membentuk generasi yang mencintai Al Quran dan mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan bermasyarakat.
“Semoga melalui STQ ini lahir generasi Qurani yang berakhlak mulia, mampu menjaga nilai-nilai keislaman, serta menjadi penerus yang membawa kebaikan bagi Kota Bima,” harapnya.
*Kahaba-01













