Kota Bima, Kahaba.- Pimpinan Wilayah Persaudaraan Muslimah (Salimah) NTB menggelar Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) dan Pelatihan Kepemimpinan Pengurus Salimah (PKPS) 2 bersama PD Salimah Kota Bima dan Kabupaten Bima, Minggu 12 Juli 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kapasitas kepemimpinan dan konsolidasi organisasi hingga tingkat daerah.
Rakorwil dan PKPS 2 dihadiri Ketua PW Salimah NTB Tjipung Multi Surjandani, Ketua Departemen Dakwah Nani Herawati, Ketua Departemen Bagwil Amelia Nurjanah, Ketua GOW Kabupaten Bima Anita Irfan Zubaidy, serta Anggota DPRD Kota Bima Asnah Madilao.
Ketua Departemen Humas PD Salimah Kota Bima S Yuliarti menjelaskan, kegiatan tersebut menjadi yang pertama dilaksanakan langsung di daerah. Sebelumnya, Rakorwil dan PKPS selalu digelar di tingkat provinsi dan hanya diikuti sebagian pengurus.
“Melalui kegiatan ini, pengurus wilayah dapat turun langsung ke daerah sekaligus mempererat silaturahmi dengan pengurus cabang dan daerah,” ujarnya, Senin 13 Juli 2026.
Ketua GOW Kabupaten Bima Anita Irfan Zubaidy mengapresiasi kiprah Salimah sebagai organisasi perempuan yang aktif di bidang pendidikan, pemberdayaan keluarga, kesehatan, sosial, dan dakwah.
Katanya, Rakorwil menjadi momentum mengevaluasi program, menyusun strategi organisasi, serta memperkuat koordinasi antarwilayah, sedangkan PKPS 2 membekali pengurus dengan kemampuan kepemimpinan, manajerial, komunikasi, dan penguatan karakter.
Sementara itu, Ketua PW Salimah NTB Tjipung Multi Surjandani berharap kegiatan tersebut mampu melahirkan pengurus yang solid, visioner, dan mampu membangun sinergi dengan pemerintah maupun berbagai organisasi kemasyarakatan.
“Melalui Rakorwil dan PKPS 2, kami ingin memastikan setiap pengurus memiliki kapasitas kepemimpinan yang kuat sehingga mampu menghadirkan program yang bermanfaat bagi perempuan, keluarga, dan masyarakat. Kolaborasi menjadi kunci untuk mewujudkan tujuan tersebut,” tegasnya.
Ia menambahkan, kegiatan ini menegaskan komitmen Salimah NTB untuk terus berkontribusi membangun keluarga berkualitas, memperkuat peran perempuan dalam pembangunan, serta memperluas kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan demi terwujudnya masyarakat yang maju, berdaya, dan berakhlak mulia.
*Kahaba-04











