Kabar Kota Bima

Penguatan Peran Posyandu dan Lomba Tingkat Provinsi, Bagian Pemerintahan Kolaborasi Lintas OPD

22
×

Penguatan Peran Posyandu dan Lomba Tingkat Provinsi, Bagian Pemerintahan Kolaborasi Lintas OPD

Sebarkan artikel ini

Kota Bima, Kahaba.- Pemerintah Kota Bima mulai mematangkan langkah penguatan peran Posyandu, sekaligus persiapan menghadapi Lomba Posyandu Tingkat Provinsi NTB yang dijadwalkan Oktober 2026.

Kabag Pemerintahan Setda Kota Bima Hidayaturrahman saat kunjungan di sejumlah OPD. Foto: Ist

Upaya tersebut diwujudkan melalui roadshow jajaran Bagian Pemerintahan Setda Kota Bima ke sejumlah OPD, guna membangun koordinasi, kolaborasi, dan sinergi lintas sektor.

Kepala Bagian Pemerintahan Setda Kota Bima Hidayaturrahman menjelaskan, kunjungan tersebut merupakan implementasi Permendagri Nomor 13 Tahun 2024 tentang Posyandu, yang menempatkan Posyandu sebagai garda terdepan dalam mendukung 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM).

Karena itu, penguatan Posyandu harus melibatkan berbagai perangkat daerah, di antaranya Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, DPPKB, Dikpora, Dinas PUPR, Dinas Tenaga Kerja, Satpol PP, Damkar, BPBD, Puskesmas, TP PKK, serta instansi terkait lainnya.

“Roadshow ini merupakan bentuk komitmen kami untuk membangun kolaborasi dan sinergi lintas sektor dalam memperkuat peran Posyandu, sekaligus mempersiapkan diri menghadapi lomba tingkat provinsi,” ujarnya, Selasa 7 Juli 2026.

Namun demikian, Hidayaturrahman menegaskan bahwa mengikuti lomba bukanlah tujuan utama. Menurutnya, ajang tersebut harus dijadikan momentum untuk terus melakukan pembenahan, sehingga Posyandu mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Tujuan kami bukan semata-mata mengejar prestasi. Lomba hanyalah media evaluasi agar kita terus berbenah. Tanpa lomba pun, memperkuat peran Posyandu dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat tetap menjadi tanggung jawab bersama,” tegasnya.

Ia berharap seluruh OPD dan pemangku kepentingan dapat memberikan dukungan penuh, karena penguatan Posyandu tidak mungkin dilakukan hanya oleh satu perangkat daerah.

“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Dibutuhkan komitmen, koordinasi, dan kolaborasi seluruh stakeholder agar penguatan peran Posyandu berjalan maksimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Kepala DPPKB Kota Bima, Ichwanul Muslimin bersama Sekretaris Dinas Sosial Kota Bima Rusdhan AR, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah yang dilakukan Bagian Pemerintahan.

Keduanya menilai, komunikasi dan koordinasi yang dibangun sejak awal menjadi modal penting untuk menyukseskan penguatan Posyandu di seluruh kelurahan.

“Kami siap berkolaborasi dan mendukung seluruh program yang telah dirancang. Harapannya, Posyandu di setiap kelurahan semakin optimal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” pungkasnya.

*Kahaba-04