Kota Bima, Kahaba.- Tim penilai lomba kebersihan antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Kota Bima menyambangi Dinas Pertanian Kota Bima, Jumat 14 Agustus 2026.
Penilaian tersebut menjadi rangkaian terakhir lomba yang digelar untuk menggelorakan gerakan Kota Bima BISA (Bersih, Indah, Sehat, dan Asri) sekaligus menyemarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Tim penilai yakni Ketua TP PKK Kota Bima Hj Badrah Ekawati, Bagian Pemerintahan dan Bagian Ekonomi Setda Kota Bima. Setibanya di Dinas Pertanian, tim langsung mengecek sejumlah ruangan, halaman, fasilitas sanitasi hingga lingkungan kantor.
Kabag Pemerintahan Setda Kota Bima Hidayaturrahman menjelaskan, terdapat sejumlah indikator yang menjadi dasar penilaian, yakni aspek bersih, indah, sehat, asri serta afirmatif.
Untuk kategori bersih, penilaian meliputi kondisi ruang kerja, toilet, halaman kantor, ketersediaan tempat sampah, pengelolaan sampah, drainase dan sirkulasi udara.
Sementara kategori indah mencakup keragaman hiasan, keberadaan bunga hidup, inovasi keindahan ruangan, kenyamanan serta tata letak ruangan.
“Untuk kategori sehat, yang dinilai antara lain sanitasi, wastafel, kantin sehat, dapur serta kawasan tanpa rokok. Sedangkan aspek asri meliputi taman hijau dan kenyamanan lingkungan,” jelasnya.
Adapun penilaian afirmatif meliputi bukti pembayaran retribusi sampah, serta penggunaan tumbler oleh pegawai.
Di tempat yang sama, Ketua TP PKK Kota Bima Hj Badrah Ekawati berharap gerakan Kota Bima BISA tidak berhenti setelah lomba berakhir. Karena menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan harus menjadi kebiasaan di kehidupan sehari-hari.
“Harapan kami, gerakan ini menjadi kebiasaan. Menjaga kebersihan lingkungan harus menjadi rutinitas, bukan hanya dilakukan karena ada lomba,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kota Bima Abdul Najir optimis kantornya meraih hasil terbaik pada penilaian tersebut.
“Semoga kami bisa juara. Kondisi kantor saat ini sudah rapi, bersih dan asri. Bahkan kebiasaan menjaga kebersihan ini sudah kami lakukan sejak dulu, bukan hanya karena mengikuti lomba,” tambahnya.
*Kahaba-01













