Kabar Kota Bima

Gempa Guncang Kota Bima, 2 Rumah Rusak dan Dinding Gudang Bulog Jebol

33
×

Gempa Guncang Kota Bima, 2 Rumah Rusak dan Dinding Gudang Bulog Jebol

Sebarkan artikel ini

Kota Bima, Kahaba.- Gempa bumi yang mengguncang wilayah Kota Bima, Sabtu pagi 15 Agustus 2026, mengakibatkan sejumlah rumah warga dan fasilitas umum mengalami kerusakan. Tim penanganan bencana masih melakukan pemantauan serta pendataan di sejumlah lokasi terdampak.

Kerusakan rumah warga dan gedung Bulog Bima akibat diguncang gempa. Foto: Ist

Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Bima Immawan Muslimin mengatakan, berdasarkan laporan sementara terdapat 2 unit rumah warga yang mengalami kerusakan.

Kerusakan pertama di wilayah Kelurahan Rabangodu Selatan, tepatnya rumah milik Suhardin. Rumah tersebut dilaporkan mengalami kerusakan sedang.

Sementara itu, kerusakan lainnya terjadi di BTN Panggi, RT 07/RW 04, Kelurahan Panggi, rumah milik Agus Setia Nusantara. Bagian atap rumah roboh sehingga masuk dalam kategori kerusakan sedang.

“Selain rumah warga, gempa juga berdampak pada sejumlah fasilitas umum. Gudang Bulog mengalami kerusakan pada bagian dinding. Kondisi tersebut menyebabkan sejumlah karung beras berjatuhan dan kerusakan juga terjadi pada Masjid Hotel Mutmainnah, khususnya pada bagian plafon,” ungkapnya.

Untuk sementara sambung Imawan, belum terdapat laporan kerusakan pada infrastruktur lainnya. Namun, kondisi masyarakat masih terus dipantau dan proses pendataan serta verifikasi lapangan masih berlangsung, untuk mengetahui kemungkinan adanya kerusakan maupun dampak lain akibat gempa.

Dalam penanganan awal, warga terdampak membutuhkan dukungan logistik, terutama makanan siap saji, air mineral, selimut, terpal, matras, serta perlengkapan kebutuhan keluarga.

Selain itu, diperlukan material penanganan darurat berupa terpal atau bahan penutup sementara bagi rumah yang mengalami kerusakan dan belum dapat digunakan secara aman.

“Pemenuhan kebutuhan tersebut akan disesuaikan dengan hasil asesmen dan perkembangan kondisi warga terdampak di lapangan,” terangnya.

*Kahaba-01