Kabar Kota Bima

Kejar Standar Global, POLMUDA Bima Susun Kurikulum D-IV Keperawatan Anestesiologi

21
×

Kejar Standar Global, POLMUDA Bima Susun Kurikulum D-IV Keperawatan Anestesiologi

Sebarkan artikel ini

Kota Bima, Kahaba.- Politeknik Muhammad Dahlan (POLMUDA) Bima menggelar workshop penyusunan Kurikulum D-IV Keperawatan Anestesiologi berbasis Outcome-Based Education (OBE) selama dua hari, Kamis-Jumat 3-4 September 2026.

Foto bersama jajaran Politeknik Muhammad Dahlan (Polmuda) Bima usai kegiatan Workshop Penyusunan Kurikulum D-IV Keperawatan Anestesiologi berbasis Outcome-Based Education (OBE). Foto: Ist

Workshop tersebut digelar untuk memastikan kurikulum pendidikan berorientasi pada capaian pembelajaran, sekaligus mampu menjawab kebutuhan dunia kerja di bidang kesehatan.

Wakil Direktur I Bidang Kurikulum POLMUDA Bima Tri Yubiah mengatakan, penyusunan kurikulum berbasis OBE menekankan kesesuaian kompetensi lulusan, metode asesmen, serta kebutuhan industri kesehatan.

“Kami ingin menyelaraskan kompetensi lulusan dengan kebutuhan dunia kerja kesehatan, khususnya klinis, serta memastikan kurikulum memenuhi standar regulasi nasional maupun internasional,” ujarnya.

Untuk merumuskan kurikulum yang komprehensif, POLMUDA menghadirkan tiga narasumber yang memiliki kompetensi di bidang anestesiologi, yakni Rahmaya Nova Handayani selaku Ketua Kolegium Penata Anestesi, M Aryadi selaku Wakil Ketua/Ketua Bidang II Kurikulum Kolegium Penata Anestesi, serta Emanuel Ikatan Lewar selaku Ketua AIPKANI.

Tri Yubiah menjelaskan, penyusunan kurikulum juga melibatkan sejumlah pemangku kepentingan eksternal. Di antaranya Dinas Kesehatan, RSUD Kota Bima, RSUD Kabupaten Bima, serta jajaran penata anestesi di wilayah Bima.

Keterlibatan tersebut dinilai penting agar kurikulum yang disusun tidak hanya sesuai standar akademik, tetapi juga relevan dengan kebutuhan pelayanan kesehatan di lapangan.

“Melalui penyusunan kurikulum berbasis OBE ini, POLMUDA berharap dapat melahirkan lulusan D-IV Keperawatan Anestesiologi yang tidak hanya kompeten secara klinis dan berkarakter kuat, tetapi juga siap bersaing di tingkat nasional maupun global,” pungkasnya.

*Kahaba-04