Kabar Dompu

Stok Beras Bulog Bima Capai 17 Ribu Ton, Aman hingga Musim Tanam 2027

10
×

Stok Beras Bulog Bima Capai 17 Ribu Ton, Aman hingga Musim Tanam 2027

Sebarkan artikel ini

Kota Bima, Kahaba.- Perum BULOG Kantor Cabang Bima memastikan ketersediaan stok beras masih aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga musim tanam tahun depan.

Kepala Perum BULOG Kantor Cabang Bima Alfan Ghazali. Foto: Ist

Kepala Perum BULOG Kantor Cabang Bima Alfan Ghazali mengatakan, saat ini stok beras Bulog Bima sekitar 17.000.000 kilogram atau 17 ribu ton. Dengan rata-rata penyaluran bantuan pangan sekitar 1.300.000 kilogram per bulan, stok tersebut diperkirakan mampu memenuhi kebutuhan hingga sekitar 13 bulan.

“Jika dibandingkan dengan penyaluran bantuan pangan per bulan sekitar 1,3 juta kilogram, ketahanan stok kami sekitar 13 bulan. Jadi aman sampai musim tanam tahun depan,” ungkapnya, Kamis 3 September 2026.

Diakuinya, dari sisi penyerapan, realisasi pengadaan gabah hingga saat ini telah mencapai 37.345.823 kilogram. Jumlah tersebut berasal dari Kota Bima sebanyak 258.919 kilogram, Kabupaten Bima 5.032.276 kilogram, dan Kabupaten Dompu menjadi penyumbang terbesar dengan 32.054.628 kilogram.

“Sementara untuk penyerapan beras, realisasinya mencapai 41.950 kilogram, yang seluruhnya berasal dari Kabupaten Bima,” terang Alfan.

Kata dia, Bulog Bima juga mencatat realisasi penyerapan jagung yang cukup besar, yakni mencapai 36.757.400 kilogram. Rinciannya, Kota Bima sebanyak 5.435.160 kilogram, Kabupaten Bima 13.395.850 kilogram, dan Kabupaten Dompu 17.926.390 kilogram.

Untuk menjaga pemerataan stok sekaligus memenuhi kebutuhan bantuan pangan dan stabilisasi harga jagung di tingkat peternak, Bulog Bima juga melakukan pergerakan stok ke sejumlah daerah.

Untuk beras, sebanyak 4.350.000 kilogram telah dipindahkan dengan tujuan Nusa Tenggara Timur (NTT).

Sedangkan untuk jagung, distribusi dilakukan ke sejumlah wilayah di Pulau Jawa dan Bali, yakni 10.595.270 kilogram ke Jawa Tengah, 16.600.058 kilogram ke Jawa Timur, dan 620.970 kilogram ke Bali.

*Kahaba-01