Kabar Kota Bima

Lebih dari 200 Kasus Gigitan Hewan Tercatat di Kota Bima, Warga Diminta Waspada Rabies

1
×

Lebih dari 200 Kasus Gigitan Hewan Tercatat di Kota Bima, Warga Diminta Waspada Rabies

Sebarkan artikel ini

Kota Bima, Kahaba.- Dinas Pertanian Kota Bima terus melakukan vaksinasi terhadap hewan penular rabies (HPR), sebagai upaya mencegah penyebaran penyakit yang dapat menular kepada manusia melalui gigitan hewan terinfeksi.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Veteriner (Kesmavet) Dinas Pertanian Kota Bima, Juwaihar. Foto: Ist

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Veteriner (Kesmavet) Dinas Pertanian Kota Bima, Juwaihar mengatakan, vaksinasi rutin menyasar hewan seperti anjing dan kucing, baik yang dipelihara masyarakat maupun yang berkeliaran bebas.

“Vaksinasi ini dilakukan secara rutin. Sasarannya beberapa kelurahan yang berpotensi menjadi lokasi penyebaran rabies,” ujarnya, Senin 12 Oktober 2026.

Ia mengungkapkan, sepanjang 2026, kasus gigitan hewan di Kota Bima telah tercatat lebih dari 200 kasus. Kondisi tersebut menjadi perhatian sehingga masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan dan berperan aktif dalam upaya pencegahan.

Ia mengimbau masyarakat yang memelihara hewan berisiko menularkan rabies, seperti anjing, kucing, dan kera, agar memastikan hewan peliharaannya mendapatkan vaksinasi sesuai anjuran petugas kesehatan hewan.

“Selain vaksinasi, pemerintah juga melakukan upaya pencegahan melalui penyuluhan serta komunikasi, informasi, dan edukasi (KIE) kepada masyarakat. Pengendalian populasi hewan juga menjadi bagian dari langkah yang dilakukan untuk menekan risiko penularan,” katanya.

Juwaihar berharap, keterlibatan masyarakat dapat membantu mencegah penyebaran rabies di Kota Bima. Kewaspadaan terhadap hewan yang menunjukkan perilaku tidak biasa, serta pelaporan kepada petugas apabila terjadi gigitan juga penting untuk mendukung penanganan lebih lanjut.

*Kahaba-04