Kota Bima, Kahaba.- Bidang Cipta Karya Dinas PUPR Kota Bima turun monitoring dan evaluasi (monev) pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Oimbo dan Rontu, Selasa 8 September 2026.
dilakukan untuk memastikan progres fisik, kualitas pekerjaan, serta pelaksanaan proyek berjalan sesuai rencana. Kedua pembangunan SPAM tersebut merupakan bagian dari Proyek Strategis Daerah dan mendapat pendampingan hukum dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Bima.
Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PUPR Kota Bima Fachrurazi mengatakan, hasil pantauan menunjukkan progres pembangunan di kedua lokasi berjalan positif, bahkan secara deviasi fisik berada di atas target yang ditetapkan.
Untuk SPAM Oimbo, progres pekerjaan mencapai sekitar 25 persen. Pembangunan bak reservoir telah mencapai sekitar 80 persen. Pekerjaan lainnya meliputi pemasangan buis beton untuk sumur pompa serta bronjong di sumber air Mada Oimbora yang telah rampung.
“Bronjong tersebut berfungsi membantu menjaga sumber mata air, agar tetap terlindungi dari aktivitas warga di sekitar lokasi,” ujarnya.
Sementara SPAM Rontu sambungnya, telah mencapai progres sekitar 30 persen. Bak reservoir telah selesai dibangun, sedangkan pekerjaan saat ini difokuskan pada pembangunan bak penyaring di sekitar sumber air.
Fachrurazi menegaskan, percepatan pembangunan infrastruktur penampung air dan penataan sumber air menjadi bagian penting untuk mendukung kelancaran keseluruhan proyek.
“Pekerjaan terus kami kawal agar dapat rampung tepat waktu, tepat mutu dan tepat sasaran,” katanya.
Ia menambahkan, Dinas PUPR bersama jajaran pengawas akan terus melakukan monitoring terhadap sisa pekerjaan hingga seluruh tahapan pembangunan selesai.
Pengawalan tersebut diharapkan memastikan pembangunan SPAM Oimbo dan Rontu dapat segera memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung pemenuhan kebutuhan air bersih di Kota Bima.
*Kahaba-01













