Kota Bima, Kahaba.- Angka pengangguran di Kota Bima tahun 2025 mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya. Berdasarkan data Pemerintah Kota Bima bersama Badan Pusat Statistik (BPS), tercatat sebanyak 3.703 warga masih belum mendapatkan pekerjaan.
Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Bima Taufik Rahman didampingi Kepala Bidang Hubungan Industrial Azhar mengungkapkan, data tersebut merupakan angka pengangguran murni, yakni masyarakat yang belum memiliki pekerjaan sama sekali.
“Jumlah pengangguran tahun 2025 meningkat dari tahun sebelumnya. Data ini hasil kolaborasi dengan BPS,” ujarnya, Kamis 7 Mei 2026.
Ia menjelaskan, klasifikasi usia pengangguran didominasi kelompok produktif mulai usia 15 hingga 35 tahun. Sementara berdasarkan tingkat pendidikan, lulusan SMA menjadi penyumbang angka pengangguran tertinggi untuk seluruh periode kelulusan.
Menurut Taufik, pemerintah daerah terus berupaya memperluas lapangan kerja melalui berbagai langkah, termasuk mendorong perusahaan membuka lowongan pekerjaan lebih banyak.
Namun berdasarkan hasil survei bidang hubungan industrial, sejumlah perusahaan sebenarnya cukup banyak membuka lowongan, terutama untuk posisi sales atau pemasaran. Sayangnya, minat masyarakat Kota Bima terhadap pekerjaan tersebut masih rendah.
“Lowongan kerja untuk sales cukup banyak, hanya saja masyarakat belum siap atau tidak berminat dengan pekerjaan itu, padahal gaji yang ditawarkan sudah sesuai UMR,” jelasnya.
Meski demikian, pemerintah tetap berupaya menjalin komunikasi dengan berbagai perusahaan, agar terus membuka kesempatan kerja bagi masyarakat lokal.
Selain itu, Dinas Tenaga Kerja juga memaksimalkan program pelatihan keterampilan melalui dukungan anggaran APBN. Sementara untuk program pelatihan yang bersumber dari APBD, saat ini belum dapat dialokasikan akibat kebijakan efisiensi anggaran daerah.
“Karena efisiensi anggaran, pelatihan dari APBD belum bisa berjalan maksimal. Tapi melalui dukungan APBN, pelatihan keterampilan tetap kami dorong untuk meningkatkan kesiapan tenaga kerja,” tambahnya.
*Kahaba-01













