Kota Bima, Kahaba.- Dinas PUPR Kota Bima menyampaikan klarifikasi terkait video yang beredar di media sosial yang memperlihatkan kerusakan pada sejumlah keramik Lapangan Serasuba.
Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PUPR Kota Bima Fachrurazi menjelaskan, kondisi tersebut bukan akibat dirusak oleh masyarakat, melainkan bagian dari proses perbaikan oleh pihak pelaksana.
“Memang ada beberapa keping keramik yang retak. Ini sudah kami sampaikan kepada pelaksana dan saat ini sedang dalam proses perbaikan,” ujarnya, Selasa 28 April 2026.
Ia mengungkapkan, perbaikan sebenarnya telah direncanakan setelah pelaksanaan Pawai Rimpu. Sejak kemarin, pekerjaan perbaikan sudah mulai dilakukan oleh pihak kontraktor.
Menurut Fachrurazi, bagian yang terlihat hancur dalam video yang viral tersebut merupakan area yang sengaja dibongkar untuk diperbaiki, karena proyek masih berada dalam masa pemeliharaan.
“Video yang beredar itu narasinya berlebihan. Bukan dirusak masyarakat, tapi memang sedang diperbaiki. Karena itu dibongkar,” tegasnya.
Ia juga menambahkan, masa pemeliharaan proyek tersebut masih berlangsung hingga Juli 2026. Selama periode itu, seluruh bentuk kerusakan menjadi tanggung jawab pihak pelaksana untuk segera diperbaiki.
“Selama masa pemeliharaan, setiap kerusakan wajib diperbaiki oleh pelaksana. Itu sudah menjadi bagian dari tanggung jawab mereka,” tambahnya.
*Kahaba-01













