Kabar Kota Bima

World Bank Angkat Jempol, Program Pengendali Banjir Kota Bima Diakui Berjalan Baik

15
×

World Bank Angkat Jempol, Program Pengendali Banjir Kota Bima Diakui Berjalan Baik

Sebarkan artikel ini

Kota Bima, Kahaba.- Upaya Pemerintah Kota Bima memperkuat ketangguhan terhadap bencana banjir mendapat apresiasi dari pihak World Bank. Hal ini disampaikan langsung oleh pejabat World Bank, Evi Herniasari, saat memantau perkembangan Program NUFReP di Kota Bima.

Forum diskusi progres NUFReP yang digelar di Aula Kantor Pemkot Bima. Foto: Bin

Apresiasi tersebut disampaikan dalam forum diskusi progres NUFReP yang digelar di Aula Kantor Pemkot Bima, Rabu 22 April 2026. Kegiatan ini dihadiri oleh Wali Kota Bima, Wakil Wali Kota Bima, Sekretaris Daerah, serta sejumlah kepala OPD terkait.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut tim misi monitoring dari World Bank, perwakilan Kementerian PUPR, Kementerian Dalam Negeri, Bappenas, serta Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara I.

Dalam pemaparannya, Evi Herniasari menjelaskan bahwa kehadiran World Bank bertujuan memastikan seluruh tahapan program berjalan sesuai rencana yang telah disepakati.

Pengawasan dilakukan terhadap berbagai aspek, mulai dari penganggaran, kebijakan, regulasi teknis, hingga kesiapan kelembagaan di daerah.

“Kami melihat komitmen Pemkot Bima sangat baik. Mulai dari penganggaran daerah, sinkronisasi kebijakan, hingga kesiapan regulasi pendukung di tingkat kota sudah berada di jalur yang tepat,” ujarnya.

Ia mengakui, Kota Bima menjadi salah satu daerah prioritas dalam program NUFReP, karena tingkat kerentanan terhadap banjir perkotaan yang cukup tinggi dalam beberapa tahun terakhir.

Oleh karena itu, intervensi yang dilakukan tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga penguatan kapasitas pemerintah daerah serta peningkatan kesadaran masyarakat.

Menurutnya, forum diskusi ini menjadi momentum penting untuk melakukan evaluasi sekaligus menyelaraskan langkah antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan mitra pembangunan internasional.

“Dengan dukungan berbagai pihak, diharapkan program NUFReP dapat memberikan dampak signifikan dalam mengurangi risiko banjir, serta meningkatkan kualitas lingkungan dan kehidupan masyarakat di Kota Bima secara berkelanjutan,” tambahnya.

Kahaba-01