Kabar Kota Bima

World Bank dan Kementerian PUPR Tinjau Progres Kolam Retensi Amahami

40
×

World Bank dan Kementerian PUPR Tinjau Progres Kolam Retensi Amahami

Sebarkan artikel ini

Kota Bima, Kahaba.- Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bima HM Fakhrunraji mendampingi rombongan World Bank bersama perwakilan Kementerian PUPR dalam kunjungan lapangan ke proyek pembangunan Kolam Retensi Amahami, Selasa 21 April 2026.

Sekda Kota Bima saat dampingin World Bank dan Kementerian PUPR tinjau proyek kolam retensi. Foto: Ist

Pada kegiatan tersebut, Sekda didampingi Kepala Bappeda serta Kepala Dinas Perkim. Kunjungan ini merupakan bagian dari monitoring dan evaluasi pelaksanaan Program NUFReP yang tengah berjalan di Kota Bima.

Rombongan meninjau langsung progres pembangunan kolam retensi yang saat ini masih dalam tahap pengerjaan. Infrastruktur ini menjadi salah satu proyek strategis dalam upaya pengendalian banjir perkotaan, dengan fungsi utama menampung limpasan air saat curah hujan tinggi guna meminimalisir risiko genangan di sejumlah titik rawan di Kota Bima.

Sekda Fakhrunraji menegaskan, Pemerintah Kota Bima berkomitmen memperkuat ketahanan wilayah terhadap bencana banjir melalui pembangunan infrastruktur yang terintegrasi serta kolaborasi lintas sektor.

“Melalui program NUFReP dan dukungan dari World Bank serta Kementerian PUPR, kami berharap pembangunan infrastruktur pengendali banjir ini dapat berjalan tepat waktu, berkualitas, dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat,” ujarnya.

Selain tinjau lapangan, kegiatan tersebut juga dimanfaatkan sebagai forum diskusi teknis antara Pemerintah Kota Bima, pihak World Bank, dan Kementerian PUPR. Diskusi difokuskan pada progres pekerjaan, tantangan di lapangan, serta strategi ke depan dalam pengelolaan risiko banjir di kawasan perkotaan.

Dengan adanya dukungan dari pemerintah pusat dan mitra internasional, Pemkot Bima optimistis proyek kolam retensi ini mampu menjadi solusi jangka panjang dalam mengurangi dampak banjir sekaligus meningkatkan kualitas lingkungan perkotaan.

*Kahaba-01