Kota Bima, Kahaba.- Dinas Dikpora Kota Bima menggelar kegiatan Forum Group Discussion (FGD) di Rumah Dinning, Selasa 19 Mei 2026, untuk tindak lanjut hasil Rakor verifikasi dan validasi usulan calon Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT).
Kepala Dinas Dikpora Kota Bima H Mahfud menyampaikan, kegiatan FGD tersebut bertujuan untuk mengevaluasi hasil verifikasi dan validasi (verval) lapangan yang telah dilakukan sebelumnya, sekaligus memetakan kesiapan lahan dan operasional calon lokasi sekolah.
“FGD ini dilaksanakan untuk memastikan seluruh persyaratan calon Sekolah Nasional Terintegrasi dapat terpenuhi sesuai program Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah,” ujarnya.
Mahfud menjelaskan, sejumlah aspek strategis menjadi fokus pembahasan dalam FGD tersebut, di antaranya kelayakan lahan, kelengkapan dokumen administrasi, standardisasi fasilitas, hingga rekomendasi resmi pemerintah daerah kepada Kemendikdasmen RI sebagai dasar penentuan akhir lokasi pembangunan SNT.
“Adapun sekolah yang telah ditinjau meliputi SDN 10 Kota Bima, SMPN 8 Kota Bima, dan SMAN 4 Kota Bima,” katanya.
Menurut Mahfud, program Sekolah Nasional Terintegrasi merupakan salah satu proyek strategis pemerintah pusat, untuk mempercepat pemerataan mutu dan kualitas layanan pendidikan di daerah.
Ia berharap, melalui tahapan verval lapangan, rakor, hingga FGD yang telah dilaksanakan, tiga sekolah yang diusulkan tersebut dapat memenuhi seluruh syarat dan ditetapkan sebagai Sekolah Nasional Terintegrasi oleh pemerintah pusat.
“Jika masih ada dokumen atau persyaratan yang belum lengkap, diharapkan segera difinalisasi agar seluruh tahapan dapat terpenuhi dengan baik,” tambahnya.
*Kahaba-04













