Kabar Kota Bima

KLM Armada Mulya Tenggelam, 44 Penumpang Berhasil Diselamatkan Tim Gabungan

91
×

KLM Armada Mulya Tenggelam, 44 Penumpang Berhasil Diselamatkan Tim Gabungan

Sebarkan artikel ini

Kota Bima, Kahaba.- Sebanyak 44 penumpang Kapal Layar Motor (KLM) Armada Mulya berhasil diselamatkan, setelah kapal yang mereka tumpangi tenggelam di perairan Selat Sanggar, Jumat 17 Juli 2026.

Evakuasi korban kapal tenggelam oleh tim gabungan. Foto: Ist

Seluruh penumpang berhasil dievakuasi berkat aksi cepat tim gabungan yang terdiri dari Sat Polairud Polres Bima Kota, Sat Polairud Polres Bima, Basarnas Bima, KSOP Pelabuhan Laut Bima, Distrik Navigasi, Syahbandar, serta instansi terkait lainnya.

Kapolres Bima Kota AKBP Mubiarto menjelaskan, informasi mengenai insiden tersebut pertama kali diterima Sat Polairud Polres Bima Kota dari pemilik kapal. KLM Armada Mulya diketahui sedang berlayar dari Pelabuhan Kayangan, Lombok menuju Labuan Bajo.

“Berdasarkan keterangan nahkoda kapal, Muhammad Basir (51), sekitar pukul 19.00 Wita kapal melintasi perairan Teluk Sanggar ketika dihantam gelombang besar dari arah utara,” ungkapnya, Jumat 17 Juli 2026.

Dikaui Kapolres, gelombang besar menyebabkan lambung kiri kapal, baik bagian depan maupun belakang, mengalami kerusakan hingga bocor. Air kemudian masuk ke dalam kapal dan menyebabkan kapal tenggelam. Nahkoda segera menginstruksikan seluruh penumpang dan anak buah kapal untuk mengenakan jaket pelampung serta berpindah ke sekoci penyelamat.

Mendapat laporan tersebut, sekitar pukul 05.00 Wita tim gabungan langsung bergerak menuju lokasi menggunakan kapal penyelamat untuk melakukan operasi evakuasi.

“Seluruh penumpang berhasil ditemukan dan dipindahkan ke Kapal Perintis Amukti Palapa sebelum dibawa menuju Pelabuhan Laut Bima,” terangnya.

Sekitar pukul 09.30 Wita sambung Mubiarto, seluruh korban tiba di Pelabuhan Laut Bima dan langsung menjalani pemeriksaan kesehatan di Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Bima.

Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh 44 penumpang selamat. Namun, seorang warga negara asing (WNA) mengalami luka-luka sehingga harus dirujuk ke RSUD Bima untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut. Sementara penumpang WNA lainnya diarahkan menuju hotel untuk beristirahat setelah proses evakuasi selesai.

Kapolres mengapresiasi sinergi seluruh unsur yang terlibat dalam operasi penyelamatan tersebut sehingga seluruh penumpang dapat diselamatkan.

“Keberhasilan evakuasi ini merupakan hasil kerja sama yang solid antara Polri, Basarnas, KSOP, Syahbandar, Distrik Navigasi, dan seluruh unsur terkait. Alhamdulillah seluruh penumpang berhasil diselamatkan,” ujarnya.

Mubiarto juga mengimbau seluruh operator kapal dan pengguna jasa transportasi laut agar selalu mengutamakan keselamatan pelayaran, memastikan kelayakan kapal, serta memperhatikan kondisi cuaca sebelum melakukan pelayaran guna mencegah terjadinya insiden serupa.

*Kahaba-01