Kota Mataram, Kahaba.- Wali Kota Bima, H A Rahman menghadiri pembukaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XII NTB Tahun 2026 yang berlangsung meriah di Halaman Kantor Gubernur NTB, Kota Mataram, Kamis 16 Juli 2026.
Pembukaan ajang olahraga terbesar di NTB tersebut dihadiri jajaran kepala daerah se-NTB, unsur Forkopimda, KONI, ribuan atlet, official, wasit, juri, serta tamu undangan. Momentum ini menjadi simbol persatuan sekaligus dimulainya persaingan sehat antar daerah dalam meraih prestasi olahraga.
Kehadiran Wali Kota Bima merupakan bentuk dukungan penuh Pemerintah Kota Bima terhadap pembinaan olahraga, dan perjuangan para atlet yang akan mengharumkan nama daerah pada Porprov XII NTB.
Wali Kota berharap seluruh atlet Kota Bima mampu tampil maksimal, menjunjung tinggi sportivitas, serta mempersembahkan prestasi terbaik bagi masyarakat Kota Bima.
“Kami memberikan dukungan penuh kepada seluruh atlet yang berjuang membawa nama Kota Bima. Bertandinglah dengan semangat, percaya diri, dan tetap menjunjung tinggi sportivitas. Semoga mampu meraih hasil terbaik dan mengharumkan daerah,” ujarnya.
Sementara itu, Gubernur NTB H Lalu Muhammad Iqbal dalam sambutannya menegaskan, keberhasilan dalam olahraga tidak hanya diukur dari jumlah medali yang diraih, tetapi juga dari karakter dan sportivitas yang ditunjukkan setiap atlet.
“Bertandinglah dengan sungguh-sungguh, kejarlah prestasi setinggi mungkin, tetapi jangan pernah mengorbankan sportivitas. Kemenangan sejati bukan hanya ditentukan oleh medali, melainkan karakter. Kita boleh bersaing di arena, tetapi setelah pertandingan usai, kita tetap satu keluarga besar Nusa Tenggara Barat,” pesannya.
Di kesempatan yang sama, Ketua KONI NTB Mori Hanafi menjelaskan, Porprov XII NTB 2026 menjadi ajang seleksi utama dalam menjaring atlet terbaik menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028.
Menurutnya, Porprov kali ini diikuti 4.860 atlet, 1.088 ofisial, serta 574 wasit dan juri yang akan bertanding pada 51 cabang olahraga di enam wilayah penyelenggara, yakni Kota Mataram, Kabupaten Lombok Barat, Lombok Tengah, Lombok Timur, Lombok Utara, dan Kabupaten Sumbawa Barat.
“Porprov ini menjadi pintu awal menuju PON 2028. Atlet yang meraih prestasi terbaik akan dipersiapkan melalui program Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda) sebagai bagian dari target NTB menembus lima besar nasional dengan raihan 60 medali emas,” jelas Mori Hanafi.
*Kahaba-01













