Scroll untuk baca berita Kahaba.net
Kabar Kota Bima

Kemarau, DPPKB Kota Bima Salurkan Air Bersih untuk Keluarga Risiko Stunting

9
×

Kemarau, DPPKB Kota Bima Salurkan Air Bersih untuk Keluarga Risiko Stunting

Sebarkan artikel ini

Kota Bima, Kahaba.- Menghadapi musim kemarau sekaligus mendukung percepatan penurunan stunting, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Bima menyalurkan bantuan air bersih untuk keluarga sasaran Keluarga Risiko Stunting (KRS) di Kelurahan Nitu, Kecamatan Raba, Rabu 28 Oktober 2026.

DPPKB Kota Bima saat menyalurkan air bersih untuk warga. Foto: Ist

Bantuan tersebut diserahkan langsung Kepala DPPKB Kota Bima H Ichwanul Muslimin, didampingi Penyuluh Keluarga Berencana (PKB) dan Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB).

Ichwanul menjelaskan, bantuan tersebut bersumber dari anggaran program Orang Tua Asuh Cegah Stunting (OTA) Balai Penyuluh KB. Penyaluran ini merupakan bagian dari Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING), yang mengedepankan semangat gotong royong dalam membantu keluarga berisiko stunting.

Menurutnya, bantuan diberikan sesuai kebutuhan keluarga sasaran, termasuk pemenuhan akses air bersih, perbaikan sanitasi, serta dukungan terhadap kesehatan keluarga.

“Ketersediaan air bersih menjadi salah satu perhatian penting karena berkaitan erat dengan kebersihan diri, pengolahan makanan, serta pencegahan penyakit di lingkungan rumah tangga,” ujarnya.

Berdasarkan data per Juli 2026 sambungnya, Kelurahan Nitu tercatat memiliki 19 Keluarga Risiko Stunting dan 28 anak mengalami stunting. Kondisi tersebut menjadi perhatian dalam pelaksanaan upaya pencegahan dan penanganan, baik melalui pemenuhan gizi maupun perbaikan lingkungan.

Ichwanul berharap, penyaluran air bersih pada musim kemarau ini dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari keluarga penerima manfaat, sekaligus mendukung terciptanya lingkungan yang lebih sehat bagi ibu dan anak.

“Bantuan ini bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pencegahan stunting melalui perbaikan kualitas lingkungan dan peningkatan kesadaran keluarga akan pentingnya kebersihan,” jelasnya.

*Kahaba-04