Kabar Kota Bima

Bank NTB Syariah Go Internasional

13
×

Bank NTB Syariah Go Internasional

Sebarkan artikel ini

Mataram, Kahaba.- Satu gebrakan baru PT Bank NTB Syariah dalam dunia transaksi non tunai melalui program Cross Boder, yakni penggunaan Qris bank regional NTB di Asia seperti Negara Malaysia, Thailand, Jepang, dan lainnya.

Direktur Dana dan Usaha PT Bank NTB Syariah Adhi Susantio. Foto: Ist

Direktur Dana dan Usaha PT Bank NTB Syariah Adhi Susantio mengatakan, program ini merupakan metode pembayaran non tunai melalui aplikasi mobile banking milik Bank NTB Syariah.

“Saat ini sudah bisa membayar dengan Qris melalui aplikasi RIMO di ponsel kita ketika di luar negeri,” ujarnya menjawab pertanyaan Kahaba.Net, saat ditemui di kantor Bank NTB Syariah, Jumat 11 September siang tadi.

Dijelaskannya, cara membayar di luar negeri dengan di NTB tidak ada bendanya. Pemilik aplikasi hanya tinggal scan Qris yang disediakan pelaku usaha. Kemudian lanjut ke menu bayar dan memasukkan pin transaksi. Selanjutnya muncul berapa nilai transaksi sesuai mata uang negara yang dikunjungi.

“Misalnya kita transaksi di Singapura, nilai transaksi kita berupa BAT. Kemudian pemotongan uang di rekening Bank NTB Syariah kita disesuaikan dengan nilai tukar rupiah terkini,” jelas pria berkacamata ini.

Selain merambah ke internasional, saat ini Bank NTB Syariah menggalakkan penggunaan Qris dari tingkat usaha mikro kecil dan menengah. Contohnya di Pasar Dasan Agung, Mataram. Hampir seluruh pedagang di pasar tersebut sudah menggunakan Qris.

Menerapkan transaksi non tunai dikalangan pelaku pasar bukan hal yang mudah, karena tingkat pengetahuan mereka berbeda-beda. Sehingga harus terus diberikan pemahaman bagi mereka terkait penggunaan Qris.

“Guna memudahkan pedagang memahami transaksi non tunai, kami menyiapkan pojok NTB Syariah di pasar. Sehingga warga dan pedagang yang tidak paham bisa kami beri penjelasan,” tutur Adhi.

Diungkapkannya, melalui berbagai upaya ini pengguna Qris Bank NTB Syariah melonjak drastis. Tercatat mulai Juli hingga Agustus 2026 dari 6.000 menjadi 13.863 pengguna Qris. Nilai transaksinya juga meroket, dari sekitar Rp 67 miliar menjadi sekitar Rp 140 miliar.

Dengan lonjakan tersebut tambahnya, Bank NTB Syariah berkomitmen meningkatkan layanan untuk warga. Seperti memantau proses transaksi setiap waktu sehingga meminimalisir terjadinya gangguan.

“Upaya monitoring terus kami lakukan. Harapannya tingkat kepercayaan masyarakat pada kami terus tumbuh,” pungkasnya.

*Kahaba-06