Kegiatan GERNAS BAKU KB TK Yaa Bunayya Bekerjasama Dengan Kantor Perpustakaan dan Kearsipan

Kota Bima, Kahaba.- Tanggal 5 Mei 2018 secara serentak lembaga PAUD se-Indonesia, termasuk KB TK Integral Yaa Bunayya melaksanakan Gerakan Nasional Orang Tua Membacakan Buku (GERNAS BAKU).

Kegiatan GERNAS BAKU KB TK Yaa Bunayya di Niu. Foto: Dok KB TK Ya Bunayya

Kepala KB TK Yaa Bunayya Sri Asmiati menjelaskan, untuk event Hardiknas dan Gernas Baku KB TK Yaa Bunayya Kota Bima merangkaikannya dengan kegiatan Pekan Out door/Outing Class. Dimulai dengan kunjungan literasi ke Kantor Perpustakaan dan Kearsipan, kelas literasi hingga puncak acara GERNAS BAKU diselenggarakan dengan konsep wisata literasi.

Wali murid dengan sangat antusias mengikuti acara GERNAS BAKU KB TK Yaa Bunayya yang diselenggarakan di Lokasi Super Camp (Perkemahan) SD Integral Lukman Al Hakim di Ni’u.  Lokasi ini diambil selain karena di sekolah sedang dilaksanakan kegiatan UN, juga untuk refresing dan membina keakraban anggota keluarga.

“Pemandangan kebun yang rindang di gunung, tantangan jalan yang menanjak, pemandangan laut ketika turun menjadi literasi alam tersendiri,” ujarnya.

Kata dia, pihaknya ingin membangun konsep cinta buku dimanapun berada, kecanggihan multimedia dan kesibukan orang tua membuat anak cenderung banyak berinteraksi dengan Hp dan Laptop. Memang sekarang banyak e-book yang gampang dibuka dengan multimedia, tapi disamping mengandung dampak negatif pula menurutnya tidak bisa menggantikan fungsi buku.

Kegiatan GERNAS BAKU KB TK Yaa Bunayya di Niu. Foto: Dok KB TK Yaa Bunayya

Menurut Asmi, interaksi kedekatan, dialog yang terjadi dua arah tentu pengalaman yang tidak bisa dibangun dengan hanya menyodorkan HP atau Laptop yang juga memiliki lagi efek radiasi. Buku cenderung lebih aman, apalagi membaca di alam terbuka dengan dedaunan yang rimbun dan hijau yang sangat baik untuk mata.

Mewakili Kepala Kantor Perpustakaan dan Kearsipan Kota Bima Hj Siti Zubaidah saat menyampaikan sambutan sangat mengapresiasi antusias anak-anak dan orang tua.

“Budaya membaca memang harus dibiasakan sejak dini,“ kata wanita yang juga Kasi Pembinaan dan Pengembangan Perpustakaan

Pada kesempatan tersebut Kasi Pembinaan dan Pengembangan Tenaga Perpustakaan Edi Sutrisno juga memberikan tips pada orang tua agar kegiatan membaca bisa disenangi anak. Diantaranya dengan diselingi permainan-permainan. Kemudian mengajak peserta anak-anak dan orang tua untuk bermain game menebak tulisan pada buku pilihan anak.

Dari kegiatan tersebut juga, Tim Monev dari PNFI dan Himpaudi juga sempat turun memantau dan berpose dengan Tim Perpustakaan, sebagai bentuk dukungan dan apresiasi Gerakan Nasional Orang Tua Membacakan Buku.

*Kahaba-01

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *