oleh

Laskar Tani Donggo Soromandi Tuntut Kenaikan Harga Jagung

-Kabar Bima-1 kali dibaca

Kabupaten Bima, Kahaba.- Tuntut kenaikan harga jagung, ratusan massa aksi yang tergabung dalam Laskar Tani Donggo Soromandi menggelar demonstrasi di depan kantor Bupati Bima, Rabu (10/6).

Ratusan massa Laskar Tani Donggo Soromandi saat menggelar aksi di depan Kantor Bupati Bima. Foto: Yadien

Jendral Lapangan Satria Madisa dalam orasinya menyampaikan, kehadiran ratusan massa aksi tersebut merupakan gerakan moral untuk memperjuangkan hak-hak petani yang selama ini telah ditindas.

“Kami tegaskan, gerakan ini murni gerakan moral untuk petani, bukan politis,” tegasnya.

Kata dia, saat ini harga jagung anjlok. Bahkan tidak mencukupi biaya produksi yang sangat mahal, sehingga petani diambang kerugian.

Dalam pernyataan sikapnya, Laskar Tani Donggo Soromandi menyampaikan 8 tuntutan. Yakni, meminta Bupati Bima dan Gubernur NTB agar berfikir, sikap, mengontrol gudang pembelian jagung untuk menetapkan harga jagung serendah-rendahya Rp 3.700 sampai Rp 4.000 per kg.

Massa aksi juga mendesak Pemkab Bima membentuk Perda yang melindungi dan memberikan standar harga jagung. Mendesak pemerintah hadirkan beberapa titik gudang jagung termasuk di Kecamatan Donggo dan Soromandi.

Selain itu, mendesak Pemkab Bima dan Provinsi NTB menghadirkan industri olahan jagung. Baik berupa gudang penampung dan pabrik olahan jagung. Mendesak Pemkab Bima menjadikan BUMD membeli dan menjual jagung petani dan menginisiasi kreativitas atau produk jagung untuk memberdayakan petani dan peningkatan PAD. Memulai industrialisasi sektor pertanian seperti Kabupaten Lombok Utara. Massa aksi juga meminta pemerintah menghentikan penjarahan dan politisasi petani.

Pantauan langsung media ini, hingga sekarang massa aksi masih melakukan orasi di depan kantor Bupati Bima.

*Kahaba-10

Komentar

Kabar Terbaru