oleh

Penutupan Penilaian Mandiri KLA, Sekda Apresiasi Kinerja DPPPA

Kota Bima, Kahaba.- Setelah upload perdana data Kota Layak Anak (KLA) Kota Bima, Selasa (16/3), kini Sekda Kota Bima H Mukhtar menutup rangkaian data yang telah diupload untuk mendapatkan hasil Penilaian Mandiri (PM).

Sekda Kota Bima H Mukhtar bersama Kepala DPPPA Kota Bima saat melihat hasil Penilaian Mandiri (PM) KLA tingkat NTB. Foto: Eric

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlndungan Anak (DPPPA) H Ahmad menyampaikan, setelah timnya bekerja menginput data mulai Maret sampai awal April dari sejumlah OPD, terdapat beberapa kendala. Namun harus diakui kerja tim yang solid dan kompak membuat dia optimis nilainya PM KLA sangat tinggi.

“Terima kasih kepada semua tim DPPPA yang telah bekerja siang malam hanya untuk memastikan seluruh data dan administrasi bisa lengkap untuk diupload, sehingga bisa diberikan penilaian,” ujarnya, Kamis (1/4).

Ahmad mengakui, selama bekerja mengumpulkan data administrasi tentu terdapat beberapa kekurangan yang belum sempurna dikerjakan. Tapi dirinya tetap merasa otpimis, bahwa semuanya telah diselesaikan sesuai tahapan penilaian mandiri.

“Hasil PM ini merupakan sebuah langkah awal kita bersama untuk mewujudkan Kota Bima menjadi Kota Layak Anak (KLA). Untuk itu saya meminta tim tetap bekerja secara solid, karena masih ada beberapa pembenahan yang harus dilakukan,” katanya.

Sekda Kota Bima H Mukhtar yang menutup secara langsung data PM yang telah diuplod tersebut langsung menyampaikan ucapan terima kasih serta mengapresiasi kerja tim DPPPA. Karena baru tahun ini mengikuti KLA dibandingkan daerah lain, langsung meraih nilai tertinggi untuk kategori PM yaitu 890,50 dari total nilai 1000.

“Hasil PM KLA ini diluar ekspektasi, karena baru perdana mengikuti langsung meraih nilai tertinggi,” bebernya.

Setelah mendapatkan nilai PM KLA tersebut, dia mengimbau juga agar jajaran DPPPA tidak puas diri. Terus tingkatkan kesolidan, etos kerja dan kekompakan tim tetap terjaga, karena akan masih ada tahapan selanjutnya untuk mendapatkan predikat KLA.

“Tahapan berikutnya akan ada penilaian yang dilakukan tim Provinsi NTB, untuk mengecek data yang telah diupload. Kemudian nanti hasilnya akan ada penilaian hibrid oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan melalui video conference (vicon) secara serentak,” tandasnya.

PM KLA nilai berdasarkan struktur kelembagaan itu 95.00 dari 100.00, kemudian klaster I tentang hak sipil dan kebebasan 116.00 dari 125.00 poin, klaster II lingkungan keluarga dan pengasuhan alternatif 154,50 dari 180.00, kemudian klaster III kesehatan dasar dan kesejahteraan 120.40 dari 150.00.

*Kahaba-04

Komentar

Kabar Terbaru