oleh

Tabung LPG 3 Kg Langka, Begini Solusi Pemerintah

-Kabar Kota Bima-558 kali dibaca

Kota Bima, Kahaba.- Sudah 3 pekan lebih masyarakat mengeluhkan sulitnya mendapatkan tabung LPG 3 Kilogram (Kg). Kalaupun ada, harganya dijual dengan harga Rp 30 ribu. Pemerintah pun diharapkan agar segera menelusuri kondisi tersebut, dan mencari solusinya.

Ilustrasi

Masyarakat mengeluhkan sudah berhari – hari mencari LPG 3 kg, namun tidak pernah ada. Kepada pemerintah diminta untuk mengawasi penjualan LPG tersebut. Karena ada indikasi penimbun dari agen nakal untuk mencari keuntungan.

Kabag Ekonomi Setda Kota Bima melalui Kasubag Sumber Daya Alam (SDA) Firman yang dikonfirmasi mengakui, yang terjadi saat ini bukan kelangkaan tapi terjadi kekurangan pasokan LPG dari Pertamina.

“Kondisi kelangkaan yang disampaikan masyarakat disebabkan oleh beberapa faktor, di antaranya pengguna tabung gas semakin hari semakin banyak, kemudian pangkalan semakin bertambah,” ujarnya, Rabu (22/6).

Firman menjelaskan, faktor lain yang membuat terjadinya kekurangan tabung LPG 3 kilogram adanya adanya oknum pengecer yang mengambil gas disejumlah pangkalan, kemudian menjualnya dengan harga cukup tinggi. Dengan adanya ulah tersebut, maka mempengaruhi pangkalan menaikan harga gas.

Untuk menindak terjadinya kekurangan gas tersebut, pihaknya akan turun melakukan pengawasan pada setiap pangkalan. Sekaligus memberikan teguran keras bila menemukan pangkalan yang nakal, dengan menjual harga di atas HET serta menjual lagi kepada pengecer.

“Bila ditemukan pangkalan yang nakal, maka akan kami berikan teguran. Tapi jika terus melakukan pelanggaran hingga berulang kali, sanksinya berupa penahanan penyaluran tabung gas pada pangkalan. Kemudian izin usaha bisa dicabut,” bebernya.

Firman menambahkan, solusi untuk menjawab terjadinya kekurangan tabung LPG 3 Kilogram saat ini Pemerintah Kota Bima sudah mendapat bantuan tambahan dari Pertamina Regional Surabaya.

“Mereka akan mambantu memasok kebutuhan sebanyak 560 tabung LPG 3 kilogram setiap hari,” tambahnya.

*Kahaba-04

Komentar

Kabar Terbaru