Kabar Kota Bima

Diminta Kemenkes Bergerak Cepat, RSUD Kota Bima Siap Beroperasi 1 September

18
×

Diminta Kemenkes Bergerak Cepat, RSUD Kota Bima Siap Beroperasi 1 September

Sebarkan artikel ini

Kota Bima, Kahaba.- Pemerintah Kota Bima memastikan percepatan operasional Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC). Rumah sakit yang sebelumnya ditargetkan mulai beroperasi 19 September 2026, kini disanggupi untuk difungsikan tanggal 1 September 2026.

Wakil Wali Kota Bima Feri Sofiyan saat mengikuti Vicon Rapat Percepatan Pemanfaatan Gedung RSUD Kota Bima. Foto: Ist

Kepastian tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Bima Feri Sofyan, saat mengikuti Video Conference (Vicon) Rapat Percepatan Pemanfaatan Gedung RSUD PHTC di Ruang Rapat Wali Kota Bima, Kamis 20 Agustus 2026.

Rapat tersebut turut dihadiri Asisten I Setda Kota Bima, Kepala Dinas Kesehatan beserta jajaran kepala bidang, serta perwakilan RSUD.

Saat rapat, Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan (Dirjen Keslan) menyampaikan bahwa dari 24 rumah sakit PHTC, sebanyak 20 rumah sakit telah beroperasi. Sementara 4 rumah sakit lainnya, termasuk RSUD PHTC Kota Bima, diminta segera difungsikan karena gedungnya telah selesai dibangun.

Pemerintah pusat juga mengingatkan pentingnya pemanfaatan gedung yang telah selesai dan siap digunakan. Jika tidak segera dioperasionalkan, kondisi tersebut berpotensi menjadi perhatian dalam pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Menanggapi hal itu, Feri menyatakan Pemkot Bima siap mempercepat proses pemindahan peralatan dari fasilitas lama ke gedung RSUD PHTC.

“Untuk pemindahan seluruh peralatan kami akan mulai tanggal 28 sampai 29 Agustus. Terkait permintaan Kementerian agar dapat beroperasi tanggal 1 September, kami siap dan menyanggupinya,” ujarnya.

Sebelumnya, Pemkot Bima menargetkan RSUD PHTC mulai beroperasi pada 19 September. Namun, setelah mendapat dorongan dari Kementerian Kesehatan agar rumah sakit segera difungsikan, target tersebut dipercepat menjadi 1 September 2026.

Kesanggupan Pemkot Bima mendapat apresiasi dari Dirjen Keslan. Pemerintah pusat juga memastikan dukungan berupa pengiriman peralatan kesehatan akan dilakukan secara bertahap setelah rumah sakit mulai beroperasi.

*Kahaba-01