Scroll untuk baca berita Kahaba.net
Kabar Kota Bima

Ingin Kuliah Sambil Bekerja? Universitas Terbuka Hadir Lewat SALUT Mutiara Hati Bima

1
×

Ingin Kuliah Sambil Bekerja? Universitas Terbuka Hadir Lewat SALUT Mutiara Hati Bima

Sebarkan artikel ini

Kota Bima, Kahaba.- Kesibukan bekerja dan mengurus keluarga bukan lagi alasan untuk menunda pendidikan tinggi. Universitas Terbuka (UT) melalui SALUT Mutiara Hati Bima, hadir memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk melanjutkan pendidikan hingga meraih gelar sarjana dengan sistem perkuliahan yang fleksibel.

Universitas Terbuka membuka pendaftaran mahasiswa baru. Foto: Ist

Ketua SALUT Mutiara Hati Bima Sri Astuti Handayani mengatakan, program ini menjadi solusi bagi masyarakat yang ingin meningkatkan pendidikan, tanpa harus meninggalkan pekerjaan maupun aktivitas sehari-hari.

“Melalui sistem pembelajaran online dan tatap muka, mahasiswa memiliki fleksibilitas dalam mengatur waktu belajar. Selain itu, biaya kuliah yang terjangkau dan terbukanya kesempatan bagi masyarakat luas menjadi sejumlah keunggulan Universitas Terbuka,” ujarnya, Sabtu 7 November 2026.

Sri mengaku, pihaknya juga menyediakan layanan pendampingan untuk membantu mahasiswa selama menjalani proses perkuliahan, mulai dari informasi pendaftaran hingga layanan akademik.

Bagi masyarakat yang ingin melanjutkan pendidikan, kesempatan tersebut dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kompetensi, memperluas wawasan, serta membuka peluang pengembangan karier di masa depan.

“Pendaftaran mahasiswa baru dapat dilakukan secara online melalui tautan:
https://bit.ly/daftarsalutmutiarahati,” katanya.

Calon mahasiswa yang membutuhkan informasi lebih lanjut dapat menghubungi Admin SALUT Mutiara Hati Bima melalui WhatsApp 0822-3655-0105.

Layanan informasi dan pendampingan juga tersedia di SALUT Mutiara Hati Bima, Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Rabangodu Selatan, Kecamatan Raba, Kota Bima.

Melalui layanan tersebut, SALUT Mutiara Hati Bima mengajak masyarakat untuk tidak menunda impian melanjutkan pendidikan tinggi.

“Kuliah kini bisa lebih fleksibel. Bekerja tetap berjalan, pendidikan pun tetap bisa diperjuangkan,” tambahnya.

*Kahaba-01