Kota Bima, Kahaba.- Pemerintah Kota Bima melalui Bagian Pemerintahan menggelar lomba Posyandu tingkat Kota Bima, salah satu perwakilan yaitu Kelurahan Kolo Kecamatan Asakota dinilai, Kamis 8 Oktober 2026.
Tampak hadir Kabag Pemerintahan Setda Hidayaturrahman, Ketua TP PKK Hj Badrah Ekawati, Lurah Kolo Mus Muliadin, Camat Asakota Kamaluddin, serta perwakikan anggota Posyandu dan masyarakat setempat.
Kabag Pemerintahan Setda Kota Bima Hidayaturrahman menyampaikan, kegiatan ini bukan sekadar pemenuhan program, tapi sebagai garda terdepan dalam pelayanan kesehatan masyarakat dan cerminan dari berjalannya fungsi pemerintahan di tingkat paling dasar.
“Lomba penilaian ini sudah berjalan selama satu pekan di 5 Kecamatan dengan perwakilan 7 kelurahan. Yaitu Kelurahan Rontu, Oi Mbo, Manggemaci, Nae, Dodu, Jatibaru, dan Kolo,” sebutnya.
Ia menjelaskan, keberhasilan berjalannya program Posyandu merupakan keberhasilan semua pihak dalam membangun kualitas sumber daya manusia sejak dini, termasuk upaya besar untuk menurunkan angka stunting.
Jadi jangan dinilai sebagai ajang kompetisi, melainkan sarana evaluasi, pembinaan, dan motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan pada masyarakat.
“Pemerintah berharap, ini dapat terus berjalan dengan baik, dipertahankan dan ditingkatkan secara konsisten secara kontinyu,” harapnya.
Adapun indikator kelembagaan yang akan dinilai seperti kesehatan, yaitu pelayanan dasar kesehatan ibu hamil, balita, imunisasi, gizi, dan penimbangan. Lalu ada pendidikan, berupa layanan dan koordinasi PAUD atau stimulasi tumbuh kembang anak.
Kemudian pekerjaan umum, berupa akses informasi atau pelayanan sarana dan prasarana dasar air bersih dan sanitasi. Perumahan rakyat, kemudian ketenteraman, ketertiban Umum dan Pelindungan Masyarakat (Trantibumlinmas) serta Sosial.
Sementara itu, Ketua Panitia Lomba Hj Badrah Ekawati menyampaikan apresiasi dan bangga atas sambutan yang begitu meriah, serta semangat kekompakkan dan kebersamaan warga masyarakat dalam mempersiapkan dan menyambut lomba posyandu.
Melalui lomba posyandu ini pula, tidak hanya sekadar mencari kejuaraan atau prestasi tetapi yang terpenting ialah adanya peningkatan mutu, menilai sejauh mana integrasi pelayanan kesehatan primer serta kelengkapan administrasi dan pencatatan data dilakukan secara akurat.
Lalu ada inovasi pelayanan, yaitu mendorong setiap kelurahan untuk terus berinovasi dalam memberikan pelayanan ramah ibu dan anak, pencegahan stunting, serta penyediaan fasilitas pendukung seperti ruang laktasi.
Kemudian ada sinergi lintas sektor, dengan memperkuat kerja sama antara kader, pemerintah kelurahan, puskesmas, dan TP PKK agar pembinaan masyarakat tidak berjalan sendiri-sendiri.
“Kepada seluruh kader posyandu dan dukungan seluruh masyarakat, kami menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya. Semangat, keikhlasan, dan kerja keras adalah kunci utama majunya kesehatan dan terwujudnya generasi Kota Bima yang sehat, cerdasls dan berkualitas,” pungkasnya.
*Kahaba-04













