Scroll untuk baca berita Kahaba.net
Kabupaten Bima

Peringati HUT ke-125, Pegadaian UPC Ambalawi Berbagi dengan Anak Panti Asuhan

21
×

Peringati HUT ke-125, Pegadaian UPC Ambalawi Berbagi dengan Anak Panti Asuhan

Sebarkan artikel ini

Kabupaten Bima, Kahaba.- Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-125 PT Pegadaian, PT Pegadaian Kanwil VII Denpasar melalui Pegadaiant UPC Ambalawi menggelar kegiatan bakti sosial sebagai bagian dari program Pegadaian Peduli, Rabu 1 April 2026.

Pegadaian UPC Ambalawi saat baksos di Panti Asuhan. Foto: Ist

Kegiatan tersebut diwujudkan dengan mengunjungi Panti Asuhan Nurul Mubin Bima, serta menyalurkan bantuan berupa sembako dan berbagai kebutuhan sehari-hari untuk anak-anak panti.

Aksi sosial ini menjadi bentuk nyata kepedulian Pegadaian terhadap masyarakat, khususnya anak-anak yang membutuhkan perhatian, kasih sayang, dan dukungan bersama. Momentum HUT ke-125 ini pun dimanfaatkan untuk memperkuat nilai kebersamaan dan kedekatan sosial antara Pegadaian dan masyarakat.

Deputi Bisnis Pegadaian Bima dan Pulau Sumbawa Mustofa menyampaikan, bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan yang terus dijalankan secara berkelanjutan.

Menurutnya, Pegadaian ingin hadir bukan hanya sebagai lembaga keuangan, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang ikut berbagi dan memberi manfaat secara langsung.

“Melalui program Pegadaian Peduli, kami ingin hadir tidak hanya sebagai lembaga keuangan, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang turut berbagi dan memberikan manfaat. Kegiatan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan anak-anak di panti asuhan serta membawa kebahagiaan bagi mereka,” ujarnya, melalui siaran pers yang disampaikan ke media ini, Kamis 9 April 2026.

Ia menambahkan, Pegadaian Bima berharap setiap kegiatan sosial yang dilakukan dapat membawa keberkahan, baik bagi perusahaan maupun bagi masyarakat yang menerima manfaat.

Bakti sosial ini juga menjadi refleksi bahwa perjalanan panjang Pegadaian selama 125 tahun tidak hanya diisi dengan penguatan layanan dan transformasi bisnis, tetapi juga dengan upaya menghadirkan manfaat sosial yang nyata di tengah masyarakat.

“Pegadaian ingin terus tumbuh bersama masyarakat. Karena itu, kehadiran kami tidak hanya melalui layanan keuangan, tetapi juga melalui kegiatan-kegiatan sosial yang memberi dampak positif bagi lingkungan sekitar,” tambahnya.

Melalui kegiatan tersebut, Pegadaian berharap dapat terus memperkuat perannya sebagai institusi yang tidak hanya memberi nilai tambah secara ekonomi, tetapi juga secara sosial dan kemanusiaan.

Kepedulian terhadap masyarakat, khususnya kelompok yang membutuhkan, dinilai menjadi bagian penting dari komitmen Pegadaian dalam membangun hubungan yang lebih dekat, lebih hangat, dan lebih bermakna dengan masyarakat luas.

Untuk informasi, PT Pegadaian didirikan di Kota Sukabumi Jawa Barat tanggal 1 April 1901. Tidak hanya bergerak di industri gadai, Pegadaian kini telah bertransformasi menjadi lembaga keuangan yang lebih inklusif dengan menghadirkan berbagai produk dan layanan finansial bagi masyarakat.

Sejak tahun 2021, Pegadaian juga tergabung dalam Holding Ultra Mikro (UMi) bersama BRI dan PNM, sebagai bagian dari komitmen dalam mendukung pertumbuhan UMKM agar naik kelas.

Pegadaian saat ini juga memperkuat posisinya sebagai pelopor Layanan Bank Emas di Indonesia, setelah resmi mengantongi izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada Desember 2024.

Melalui izin tersebut, Pegadaian dapat menjalankan kegiatan usaha Bulion, yang mencakup layanan seperti Deposito Emas, Pinjaman Modal Kerja Emas, Jasa Titipan Emas Korporasi, hingga Perdagangan Emas.

Selain layanan Bank Emas, Pegadaian juga memiliki berbagai produk investasi emas yang mudah diakses masyarakat, seperti Tabungan Emas, Cicil Emas, dan Arisan Emas.

Tak hanya itu, Pegadaian juga menghadirkan beragam layanan pembiayaan, di antaranya pembiayaan Haji dan Umrah, Kredit Mikro, Kredit Kendaraan, hingga KUR Syariah.

Seluruh produk dan layanan tersebut dapat diakses masyarakat melalui outlet Pegadaian, Agen Pegadaian, maupun aplikasi digital Tring! by Pegadaian, yang dirancang untuk memberi kemudahan, kecepatan, dan kenyamanan dalam bertransaksi.

Sebagai lembaga pembiayaan yang juga memiliki orientasi sosial, Pegadaian menegaskan komitmennya untuk terus memberdayakan masyarakat melalui layanan keuangan yang inklusif dan berdampak luas bagi kesejahteraan bersama.

*Kahaba-01