Kabar Kota Bima

Tekan Angka Stunting, Pj Wali Kota Bima Gandeng BUMN

1376
×

Tekan Angka Stunting, Pj Wali Kota Bima Gandeng BUMN

Sebarkan artikel ini

Kota Bima, Kahaba.- Penjabat (Pj) Wali Kota Bima H Mohammad Rum menghadiri kegiatan intervensi Pemerintah Daerah terhadap penderita stunting, berupa pembagian bantuan telur bagi ibu dan balita yang dilaksanakan di Aula Kantor Kelurahan Ntobo, Rabu 6 Desember 2023.

Tekan Angka Stunting, Pj Wali Kota Bima Gandeng BUMN - Kabar Harian Bima
Pj Wali Kota Bima H Mohammad Rum bersama perwakilan BUMN dan masyarakat selesai acara stunting. Foto: Ist

Kegiatan dalam rangka mempersiapkan generasi emas 2045 tersebut, diharapkan dapat menekan angka stunting yang ada di daerah. Terutama yang masih menjadi masalah di antaranya gizi utama bagi bayi dan anak di bawah usia dua tahun di Indonesia. Kondisi tersebut harus segera dientaskan, karena akan menghambat momentum generasi emas.

Sesuai arahan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo menargetkan angka Stunting turun menjadi 14 persen di tahun 2024. Guna mencapai target tersebut, seluruh pihak diminta berkolaborasi menuntaskan Percepatan Penurunan Stunting.

Berdasarkan laporan sistem elektonik pencatatan dan pelaporan gizi berbasis masyarakat atau E-PPGBM, yang memuat data hasil pengukuran dan pelaporan gizi yang dientri setiap bulan oleh Pengelola Gizi di tiap-tiap Puskesmas, angka stunting di Kota Bima per 30 Oktober 2023 sebesar 11.52 persen.

Untuk itu Pj Wali Kota Bima H Mohammad Rum menyampaikan terima kasih dan mengapresiasi pada seluruh stakeholder yang telah bekerja keras menekan angka stunting.

Salah satu di antaranya yaitu BSI Cabang Bima dan Kejaksaan Negeri Raba Bima, yang pada hari ini bersama-sama pemerintah berupaya mengintervensi penurunan angka stunting di Kota Bima.

“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan semua pihak untuk menekan dan menurunkan angka stunting, lebih khususnya di Kota Bima,” katanya.

Sebagaimana lazimnya program nasional serta tugas yang diembannya, yang telah diamanatkan Mendagri menjadi penjabat Wali Kota Bima, untuk berupaya menekan angka stunting pada tahun 2024 menjadi 14 persen.

“Ini memang tidak mudah, tapi saya meyakini dan optimis dengan kolaborasi intervensi seperti ini, tahun depan stunting di Kota Bima mampu kita tekan 1 porsen dari angka saat ini 11.52 persen per Oktober 2023,” ujarnya.

Rum berharap, upaya dan ikhtiar intervensi seperti ini tidak saja berhenti di Kelurahan Ntobo, melainkan dapat menyebar di kelurahan-kelurahan lain di Kota Bima. Sehingga kemiskinan ekstrim pun mampu dituntaskan bersama, dalam mewujudkan Indonesia generasi emas 2045.

Pada acara tersebut, intervensi bantuan telur hasil kerjasama antara Pemerintah Kota Bima bersama BUMN dan BUMD berupa telur sebanyak 100 krak, yang diperuntukkan bagi 88 orang ibu dan balita di Kelurahan Ntobo dari 4 posyandu yang menjadi cakupan wilayah kerja Puskesmas Penanae.

*Kahaba-04