Kota Bima, Kahaba.- Wakil Wali Kota Bima Feri Sofiyan menerima audiensi dan silaturahmi mahasiswa BEM Nusantara Kota Bima, Rabu 7 Januari 2026. Pertemuan tersebut juga dihadiri Plt Asisten I Setda Kota Bima serta Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Bima.
Audiensi ini menjadi momentum penguatan komunikasi antara pengurus baru BEM Nusantara Kota Bima dengan Pemerintah Kota Bima. Lebih dari sekadar silaturahmi, pertemuan tersebut menegaskan komitmen BEM Nusantara untuk mengambil peran sebagai mitra strategis pemerintah, dalam mendukung dan menyukseskan berbagai program pembangunan, khususnya di bidang edukasi, sosial, dan kemasyarakatan.
BEM Nusantara Kota Bima menyampaikan sejumlah isu sosial yang menjadi perhatian mahasiswa. Salah satu yang disorot adalah masih maraknya peredaran minuman keras (miras) di beberapa wilayah Kota Bima.
Mahasiswa menilai, persoalan tersebut perlu ditangani secara serius dan berkelanjutan demi melindungi generasi muda serta menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat.
Menanggapi aspirasi tersebut, Wakil Wali Kota Bima menyampaikan apresiasi atas kepedulian dan keberanian mahasiswa dalam menyuarakan persoalan sosial.
Ia menegaskan, Pemerintah Kota Bima memiliki komitmen kuat dalam memberantas peredaran miras melalui berbagai langkah konkret.
“Pengawasan, kontrol, dan razia rutin terhadap tempat usaha yang diduga menyediakan miras terus kami lakukan, termasuk penegakan Peraturan Daerah tentang ketenteraman dan ketertiban umum,” tegasnya.
Feri menambahkan, upaya penegakan Perda tersebut akan terus dilaksanakan secara konsisten sebagai bagian dari program berkelanjutan pemerintah dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif bagi masyarakat.
Pada kesempatan itu, Wakil Wali Kota Bima juga mengajak seluruh organisasi mahasiswa untuk turut menyukseskan Gerakan Kota Bima BISA (Bersih, Indah, Sehat, dan Asri).
Menurutnya, gerakan ini tidak hanya menyasar kebersihan lingkungan fisik, tetapi juga diharapkan mampu menciptakan lingkungan sosial, akademik, dan kemasyarakatan yang sehat dan berkelanjutan.
Mahasiswa didorong untuk mengambil peran aktif sebagai agen perubahan, baik melalui edukasi kepada masyarakat maupun dengan menjadi role model positif di kalangan pelajar dan generasi muda.
“Dengan keterlibatan aktif mahasiswa, kami optimis akan tumbuh kesadaran kolektif untuk bersama-sama membangun Kota Bima yang maju, bermartabat, dan berkelanjutan,” ujarnya.
*Kahaba-01













