Kota Bima, Kahaba.- Arus dukungan terhadap Radar Hidayat untuk tetap menjabat sebagai Manajer PLTD Kota Bima terus menguat. Aspirasi tersebut datang dari berbagai elemen masyarakat di wilayah lingkar pembangkit, mulai dari Kota Bima, Kabupaten Bima, hingga Kabupaten Dompu.
Warga menilai kepemimpinan Radar Hidayat membawa perubahan signifikan, khususnya dalam membangun relasi yang harmonis antara pihak PLTD dan masyarakat sekitar. Hubungan yang sebelumnya dinilai kaku, kini berubah menjadi lebih terbuka, komunikatif, dan humanis.
Di Kota Bima, Ketua RT 05 RW 02 Kelurahan Monggonao, Kecamatan Mpunda Mahyudin menyampaikan penilaian positif atas kepemimpinan Radar Hidayat.
Dirinya mengungkapkan bahwa sejak Radar memimpin, komunikasi antara PLTD dan warga berjalan intens dan penuh keterbukaan.
Ia menyebut, Radar Hidayat kerap hadir dalam berbagai kegiatan sosial dan keagamaan warga, termasuk di Musholla Nurul Ikhlas Kampung Lewirowa. Kehadiran tersebut dinilai sebagai bentuk kepedulian nyata, bukan sekadar formalitas.
“Kontribusi yang kami rasakan sangat berbeda dibandingkan sebelumnya. Ada kepedulian dan perhatian langsung kepada warga,” ungkap Mahyudin.
Selain aktif berbaur dengan masyarakat, Radar Hidayat juga dinilai konsisten memberdayakan warga sekitar dengan melibatkan mereka sebagai tenaga kerja di lingkungan PLTD. Kebijakan tersebut dinilai memberi dampak ekonomi langsung bagi masyarakat.
“Beliau tidak menjaga jarak dengan warga. Kami merasa dilibatkan dan dihargai,” ujar salah seorang perwakilan warga.
Dukungan serupa juga datang dari Pemerintah Desa Pandai, Kecamatan Woha, Kabupaten Bima. Kepala Desa Pandai secara resmi melayangkan surat kepada Manajer Pembangkit Listrik Wilayah NTB, Selasa (6/1), yang berisi permohonan agar Radar Hidayat tetap dipertahankan sebagai Manajer PLTD Kota Bima.
Dalam surat tersebut ditegaskan, selama Radar Hidayat memimpin, hubungan antara PLTD, pemerintah desa, dan masyarakat terjalin lebih harmonis. Berbagai bentuk kepedulian sosial juga dirasakan langsung oleh warga, mulai dari pemberdayaan tenaga lokal hingga dukungan terhadap kegiatan kemasyarakatan dan kepemudaan.
“Kontribusi beliau dirasakan langsung oleh masyarakat. Hubungan yang dibangun penuh keterbukaan dan kepedulian,” demikian salah satu poin dalam surat tersebut.
Tak hanya dari wilayah Bima, dukungan juga datang dari Kelurahan Simpasai, Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu. Unsur kepala lingkungan, LPM, Karang Taruna, hingga masyarakat sekitar PLTD Rayon Dompu turut menyampaikan aspirasi serupa kepada manajemen pembangkit wilayah NTB.
Masyarakat Dompu menilai Radar Hidayat berhasil membangun komunikasi yang bijak dan menenangkan, sehingga tercipta suasana kondusif di sekitar PLTD.
Selama kepemimpinannya, warga merasakan manfaat nyata, seperti pelibatan pemuda lokal sebagai tenaga teknis, bantuan sosial bagi lansia, hingga penyaluran hewan kurban di wilayah lingkar PLTD.
Atas dasar itu, masyarakat berharap aspirasi yang disampaikan secara sukarela tersebut dapat menjadi bahan pertimbangan manajemen, demi menjaga stabilitas operasional serta kesinambungan hubungan baik antara PLTD dan warga.
“Pemimpin yang peduli, komunikatif, dan mau turun langsung seperti ini sangat dibutuhkan. Kami berharap beliau tetap dipertahankan,” pungkas salah seorang tokoh masyarakat.
*Kahaba-01













