Kabar Kota Bima

Proyek Drainase Primer Ruas Penatoi-Santi Terkendala Lahan, Ketua DPRD Turun Lapangan

90
×

Proyek Drainase Primer Ruas Penatoi-Santi Terkendala Lahan, Ketua DPRD Turun Lapangan

Sebarkan artikel ini

Kota Bima, Kahaba.- Ketua DPRD Kota Bima, Syamsurih turun langsung meninjau lokasi rencana pembangunan drainase primer ruas Penatoi–Santi yang berada di wilayah Kelurahan Santi dan Kelurahan Monggonao, Selasa 20 Januari 2026.

Ketua DPRD Kota Bima saat turun meninjau proyek drainase primer ruas Penatoi-Santi. Foto: Ist

Kunjungan ini merupakan tindak lanjut atas permohonan fasilitasi dari warga Kelurahan Monggonao RT 07 RW 03, terkait pelaksanaan proyek normalisasi drainase di kawasan tersebut.

Peninjauan lapangan dilakukan bersama Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Nusa Tenggara I, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kota Bima, Lurah Monggonao, Sekretaris Lurah Santi, serta melibatkan warga yang terdampak langsung oleh rencana pekerjaan konstruksi.

Ketua DPRD Kota Bima turut didampingi Anggota Komisi III DPRD Kota Bima, yakni Amir Syarifuddin, Vivi Deliana Febrianti, dan H Erwinsyah.

Dari hasil peninjauan, diketahui bahwa pekerjaan yang direncanakan berupa pembangunan saluran drainase primer menggunakan konstruksi L-Gutter dengan lebar sekitar 6 meter dan tinggi kurang lebih 3,5 meter. Namun, pelaksanaan proyek tersebut menghadapi kendala serius akibat persoalan lahan.

Salah satu pemilik lahan Fauzi menyampaikan keberatan, karena lahannya terdampak langsung oleh rencana konstruksi drainase. Persoalan ini menjadi penghambat utama sehingga pekerjaan belum dapat dilanjutkan.

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPRD Kota Bima menegaskan bahwa persoalan lahan merupakan aspek krusial yang harus diselesaikan terlebih dahulu sebelum pekerjaan fisik dilaksanakan.

“Masalah lahan tidak boleh diabaikan. Penyelesaiannya harus melalui musyawarah, dengan tetap menjunjung tinggi prinsip keadilan serta perlindungan hak-hak masyarakat,” tegas Syamsurih di hadapan warga dan instansi terkait.

Ia juga menegaskan komitmen DPRD Kota Bima untuk berperan aktif menjembatani komunikasi antara masyarakat, Pemerintah Daerah, dan pihak BBWS NT I, guna menemukan solusi terbaik.

Menurutnya, proyek drainase ini memiliki nilai strategis dalam upaya pengendalian banjir dan peningkatan kualitas lingkungan permukiman, sehingga perlu ditangani secara hati-hati agar tidak menimbulkan konflik sosial di kemudian hari.

*Kahaba-01