Kota Bima, Kahaba.- Jajaran Dinas Lingkungan Hidup (DLH) bersama Dinas Dikpora Kota Bima turun langsung ke sejumlah OPD dan sekolah untuk penilaian lomba kebersihan dan penataan lingkungan, Selasa 7 April 2026.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Bima, yang setiap tahun diisi dengan berbagai agenda, termasuk mendorong budaya hidup bersih dan sehat di lingkungan kantor pemerintahan maupun satuan pendidikan.
Kepala DLH Kota Bima Syahrial Nuryadin, bersama tim penilai tampak mengunjungi sejumlah lokasi, salah satunya Kantor Bappeda Kota Bima. Di lokasi tersebut, tim meninjau langsung kondisi kebersihan kantor, penataan ruang, hingga ketersediaan tumbler yang kini menjadi salah satu bentuk dukungan terhadap pengurangan sampah plastik di lingkungan kerja.
Menurut Syahrial, menjaga kebersihan lingkungan tidak boleh hanya dilakukan saat ada lomba, tetapi harus menjadi kebiasaan dan budaya kerja sehari-hari.
“Menjaga kebersihan harus dibiasakan dan menjadi budaya setiap hari di lingkungan kerja, demi terciptanya kondisi yang bersih, indah, sehat, dan asri,” ujarnya.
Ia menjelaskan, lomba kebersihan antar OPD, sekolah, dan instansi lainnya tidak sekadar menjadi ajang kompetisi tahunan, tetapi juga menjadi sarana membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya lingkungan yang tertata dan sehat.
Menurutnya, momentum HUT Kota Bima harus dimanfaatkan sebagai pengingat bahwa kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama, baik di kantor, sekolah, maupun ruang publik lainnya.
“Budaya hidup bersih dan sehat bukan semata diterapkan saat lomba saja, tetapi harus dijalankan setiap hari agar daerah ini bisa semakin tertib, maju, dan nyaman,” katanya.
Sementara itu, Ketua TP PKK Kota Bima, Hj Badrah Ekawati saat kunjungan penilaian ke SDN 29 Kota Bima, juga menyampaikan harapannya agar seluruh lingkungan pendidikan terus menjaga kebersihan dan kualitas suasana belajar.
Ia menegaskan, sekolah tidak hanya berperan sebagai tempat belajar, tetapi juga sebagai ruang pembentukan karakter generasi muda yang sehat, disiplin, dan berprestasi.
“Kita berharap seluruh lingkungan pendidikan menjaga kebersihan, sekaligus terus mendidik dan mencerdaskan generasi bangsa agar ke depan lahir siswa-siswa yang berakhlak dan berprestasi,” ujarnya.
Badrah juga berpesan kepada para kepala sekolah agar terus menghadirkan inovasi dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih baik, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang peserta didik secara optimal.
“Kepala sekolah juga harus memiliki inovasi demi terciptanya lingkungan pendidikan yang berkualitas,” pesannya.
Adapun aspek penilaian dalam lomba kebersihan tersebut meliputi kebersihan lingkungan, kerapian tata ruang, estetika, keindahan, serta berbagai kriteria kelengkapan pendukung lainnya.
*Kahaba-04













