Kabar Kota Bima

150 Calon Pengibar Merah Putih Kota Bima Masih Bertahan, Seleksi Berat Berlanjut

61
×

150 Calon Pengibar Merah Putih Kota Bima Masih Bertahan, Seleksi Berat Berlanjut

Sebarkan artikel ini

Kota Bima, Kahaba.- Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Bima masih melanjutkan proses seleksi calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tahun 2026, yang nanti akan bertugas saat upacara HUT Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026.

Kepala Badan Kesbangpol Kota Bima M Natsir bersama panitia seleksi petugas Paskibraka. Foto: Bin

Kepala Badan Kesbangpol Kota Bima, M Natsir mengatakan, hingga tahapan seleksi yang berjalan saat ini, jumlah peserta yang masih bertahan untuk mengikuti proses lanjutan tersisa sekitar 150-an orang.

Menurutnya, jumlah tersebut merupakan hasil penyaringan dari beberapa tahapan awal yang telah dilalui para peserta. Selanjutnya, mereka masih harus menghadapi sejumlah tes penting sebelum akhirnya terpilih menjadi petugas Paskibraka Kota Bima 2026.

“Sekarang masih sekitar 150 peserta yang bertahan dan akan mengikuti tahapan seleksi berikut,” ujarnya, Rabu 8 April 2026.

Ia menjelaskan, tahapan seleksi yang masih harus dijalani para peserta di antaranya tes pengukuran tinggi badan, tes kesehatan, baris-berbaris, tes kesamaptaan, tes kepribadian, hingga wawancara akhir.

Seluruh tahapan tersebut, sambung Natsir, dilakukan secara ketat dan berjenjang agar menghasilkan calon petugas Paskibraka yang benar-benar memiliki kesiapan fisik, mental, disiplin, serta karakter kebangsaan yang kuat.

Menurutnya, seleksi Paskibraka bukan hanya mencari siswa yang memiliki postur ideal dan kemampuan baris-berbaris yang baik, tetapi juga menyeleksi generasi muda yang memiliki wawasan kebangsaan, pemahaman nilai-nilai Pancasila, serta semangat nasionalisme yang tinggi.

Ia menambahkan, para calon Paskibraka yang nantinya terpilih bukan sekadar bertugas mengibarkan bendera saat upacara kemerdekaan, tetapi juga akan menjadi duta generasi muda yang membawa semangat persatuan, disiplin, dan kebanggaan bagi daerah maupun bangsa.

Karena itu, dalam setiap tahapan seleksi juga diberikan penguatan materi kebangsaan agar peserta memiliki pemahaman yang lebih baik tentang nilai-nilai nasionalisme, cinta tanah air, serta tanggung jawab sebagai generasi penerus bangsa.

“Paskibraka ini bukan hanya soal upacara, tetapi juga tentang pembentukan karakter. Mereka harus menjadi duta generasi muda yang memberi warna, inspirasi, dan kebanggaan bagi bangsa dan negara,” tambahnya.

*Kahaba-01