Kabar Kota Bima

Jelang Idul Adha, TPID Sidak Pasar Amahami

1
×

Jelang Idul Adha, TPID Sidak Pasar Amahami

Sebarkan artikel ini

Kota Bima, Kahaba.- Jelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Bima turun inspeksi mendadak (Sidak) di Pasar Raya Amahami, Senin 25 Mei 2026. Sidak tersebut dilakukan untuk memastikan harga dan stok kebutuhan pokok masyarakat tetap stabil dan terkendali.

TPID Kota Bima saat Sidak Pasar Amahami jelang Idul Adha. Foto: Ist

Kegiatan dipimpin Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Bima H Supratman, didampingi sejumlah instansi terkait seperti Diskoperindag, Dinas Pertanian, Dinas Ketahanan Pangan, Bulog, Kodim 1608/Bima, Kejaksaan hingga Sat Intelkam Polres Bima Kota.

Supratman mengatakan, hasil pemantauan di lapangan menunjukkan harga sejumlah komoditas utama masih relatif stabil dan belum mengalami lonjakan signifikan menjelang Idul Adha.

“Tidak ada kenaikan yang terlalu tinggi dibanding pekan sebelumnya,” ujarnya.

Dari hasil pantauan TPID, harga cabai rawit masih berada di kisaran Rp80 ribu per kilogram. Sementara daging ayam dijual sekitar Rp43 ribu hingga Rp45 ribu per kilogram dan harga telur ayam masih normal. Untuk komoditas beras, belum ditemukan perubahan harga yang signifikan.

Selain harga pangan, TPID juga memastikan ketersediaan minyak goreng rakyat MinyaKita masih aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama momentum Idul Adha.

“MinyaKita tersedia dan Insya Allah aman untuk kebutuhan masyarakat menghadapi lebaran,” katanya.

Sementara itu, Kabid Perindustrian dan Perdagangan Diskoperindag Kota Bima H Sodik mengungkapkan, meski harga masih stabil, beberapa komoditas masih berada di atas Harga Acuan Penjualan (HAP) pemerintah.

“Cabai rawit misalnya, HAP pemerintah Rp50 ribu per kilogram, sementara di pasar masih sekitar Rp80 ribu. Begitu juga harga daging ayam yang masih berada di atas HAP,” jelasnya.

Ia juga menyoroti distribusi MinyaKita yang belum maksimal ke Kota Bima, meskipun stok di tingkat distributor cukup tersedia di Mataram.

“Stok sebenarnya ada dan cukup banyak di gudang Mataram, namun distribusinya ke daerah belum maksimal,” tambahnya.

Dari hasil sidak tersebut, TPID menyimpulkan kondisi harga kebutuhan pokok di Kota Bima masih terkendali dengan stok yang mencukupi menjelang Hari Raya Idul Adha. Pemerintah Kota Bima pun berharap kondisi ini tetap terjaga guna menghindari lonjakan inflasi daerah.

*Kahaba-04