Kabupaten Bima, Kahaba.- Semangat melestarikan budaya lokal mewarnai peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-386 Kabupaten Bima. Belasan ribu peserta tumpah ruah mengikuti Pawai Rimpu yang digelar, Senin 29 Juni 2026, dengan rute dari Cabang Talabiu hingga halaman Kantor Bupati Bima.
Pawai budaya tersebut dilepas secara resmi oleh Wakil Bupati Bima bersama sejumlah pejabat daerah. Sementara di garis finis, para peserta disambut langsung Bupati Bima beserta jajaran pemerintah daerah.
Sejak pagi, ribuan masyarakat memadati sepanjang jalur pawai untuk menyaksikan kemeriahan salah satu agenda budaya terbesar di Kabupaten Bima tersebut.
Peserta yang berasal dari seluruh kecamatan, pemerintah desa, sekolah, organisasi perangkat daerah (OPD), etnis, hingga berbagai komunitas budaya tampil mengenakan busana Rimpu, pakaian adat, serta menampilkan beragam atraksi budaya khas Mbojo.
Barisan pawai diawali oleh Dandim 1608/Bima bersama rombongan yang menunggangi kuda, menghadirkan nuansa budaya Bima yang kental dan mendapat sambutan meriah dari masyarakat.
Selanjutnya, rombongan OPD, perwakilan etnis, kecamatan, desa, hingga pelajar berjalan beriringan menampilkan kekayaan budaya dan tradisi daerah.
Pawai Rimpu tidak hanya menjadi rangkaian peringatan hari jadi Kabupaten Bima, tetapi juga menjadi sarana memperkuat identitas budaya, menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap warisan leluhur, serta memperkenalkan budaya Mbojo kepada masyarakat luas.
Pemerintah Kabupaten Bima berharap tradisi ini terus dipertahankan sebagai agenda tahunan yang mampu mempererat persatuan masyarakat sekaligus menjadi daya tarik wisata budaya yang membanggakan daerah.
Kemeriahan Pawai Rimpu HUT ke-386 Kabupaten Bima pun menjadi bukti bahwa budaya lokal tetap hidup, lestari, dan terus diwariskan dari generasi ke generasi di tengah perkembangan zaman.
*Kahaba-01













