Kota Bima, Kahaba.- Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kota Bima terus mendorong pengembangan UMKM berbasis inovasi. Salah satunya melalui pendampingan kepada Kelompok Garuda Merdeka di Kelurahan Dodu, yang berhasil memanfaatkan limbah ayam potong sebagai pakan alternatif ikan lele.
Kepala DKP Kota Bima H Junaidin mengatakan, kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung potensi usaha, sekaligus memantau inovasi yang dikembangkan kelompok tersebut.
Menurutnya, limbah ayam berupa kepala dan kaki diolah menjadi pakan lele sebagai solusi tingginya harga pakan pabrikan, yang selama ini menjadi beban terbesar dalam usaha budidaya ikan.
“Inovasi ini mampu menekan biaya produksi sekaligus meningkatkan efisiensi usaha. Kami melihat potensi besar untuk dikembangkan sebagai contoh bagi kelompok usaha lainnya,” ujarnya, Selasa 7 Juli 2026.
Junaidin menjelaskan, pengolahan pakan secara mandiri tidak hanya mengurangi biaya operasional, tetapi juga berpotensi meningkatkan hasil produksi dan kesejahteraan para pelaku usaha.
Karena itu, DKP berencana menjadikan Kelompok Garuda Merdeka sebagai pilot project pengembangan usaha ternak dan perikanan berbasis inovasi di Kota Bima.
“Apa yang dilakukan kelompok ini sangat layak dijadikan contoh. Kami berharap inovasi ini dapat direplikasi oleh kelompok usaha lain sehingga mampu meningkatkan daya saing UMKM di Kota Bima,” katanya.
Sebagai bentuk dukungan, DKP juga akan membangun kerja sama dengan kelompok tersebut, agar pengalaman dan keterampilan yang dimiliki dapat dibagikan kepada kelompok usaha lainnya melalui kegiatan pendampingan dan pelatihan.
“Kami ingin inovasi ini tidak berhenti di satu kelompok saja, tetapi menjadi gerakan bersama agar UMKM sektor peternakan dan perikanan semakin berkembang, mandiri, dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkas Junaidin.
*Kahaba-04













