Kota Bima, Kahaba.- Persiapan petugas Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Bima untuk upacara HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, terus dimatangkan. Hingga saat ini, persiapannya telah mencapai sekitar 90 persen.
Kepala Kesbangpol Kota Bima M Natsir mengatakan, seluruh persiapan terus dievaluasi agar pelaksanaan pengibaran dan penurunan bendera tanggal 17 Agustus mendatang berjalan maksimal.
“Persiapan sudah 90 persen. Untuk tiga hari ke depan, petugas akan masuk karantina, yakni mulai 15 Agustus 2026,” ujarnya, Rabu 12 Agustus 2026.
Selama masa karantina kata Natsir, para petugas tidak hanya menjalani pemantapan teknis dan latihan fisik, tetapi juga akan diperkuat dengan wawasan kebangsaan, nilai-nilai Pancasila, serta pemahaman terhadap UUD 1945.
Menurutnya, kondisi fisik para petugas juga dipastikan prima sehingga mampu menjalankan tugas dengan baik pada momentum upacara kemerdekaan.
Ia menambahkan, berbagai evaluasi dari pelaksanaan tahun sebelumnya telah dilakukan, termasuk kesalahan teknis yang pernah terjadi saat proses pengibaran di tiang bendera.
“Kesalahan yang terjadi tahun sebelumnya, terutama di tiang bendera, sudah dievaluasi dan diperbaiki,” katanya.
Natsir berharap para petugas mampu menjalankan tugas dengan penuh disiplin dan tanggung jawab. Mereka tidak hanya bertugas mengibarkan bendera, tetapi juga menjadi representasi generasi muda yang membawa semangat nasionalisme di Kota Bima.
“Anak-anak ini akan menjadi bagian penting dalam momentum peringatan kemerdekaan. Kita berharap mereka mampu menjalankan tugas dengan baik dan memberikan yang terbaik untuk Kota Bima,” pungkasnya.
*Kahaba-01













