Kabar Kota Bima

PUPR Kota Bima Gelontorkan Rp4,6 Miliar untuk 6 SPAM, Begini Progresnya

20
×

PUPR Kota Bima Gelontorkan Rp4,6 Miliar untuk 6 SPAM, Begini Progresnya

Sebarkan artikel ini

Kota Bima, Kahaba.- Bidang Cipta Karya Dinas PUPR Kota Bima di tahun anggaran 2026 mengerjakan sejumlah proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di beberapa wilayah, dengan total anggaran sekitar Rp4,6 miliar.

Kabid Cipta Karya Dinas PUPR Kota Bima Fachrurazi. Foto: Bin

Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PUPR Kota Bima Fachrurazi menjelaskan, terdapat 6 paket SPAM yang saat ini berada pada tahapan pelaksanaan berbeda, mulai dari pembelian material hingga pembangunan bak reservoir.

6 paket SPAM tersebut masing-masing, SPAM Ntobo dikerjakan CV Puja Buana Indah dengan nilai kontrak Rp715,16 juta, progres pekerjaan saat ini mencapai 5 persen, berupa pembelian pipa.

Kemudian SPAM Rontu oleh CV Restu Bunda senilai Rp999,70 juta, progresnya telah mencapai 19 persen, dengan pekerjaan berupa pembangunan bak reservoir.

Sementara SPAM Oimbo sambungnya, dikerjakan CV Vathir Lestari dengan nilai Rp1,38 miliar menjadi paket dengan progres tertinggi, yakni 25 persen.

“Pekerjaan SPAM Oimbo meliputi pembangunan bak reservoir dan pengondisian sumber air,” ungkapnya, Kamis 3 September 2026.

Kemudian lanjut Fachrurazi, untuk SPAM Nungga dikerjakan CV Mandiri Utama senilai Rp639,96 juta. Progres pekerjaan baru mencapai 7 persen, meliputi pembelian pipa dan pembangunan bak penyaring.

Sedangkan SPAM Ule yang dikerjakan CV UNIKO dengan nilai Rp459,40 juta, saat ini tercatat 0 persen karena masih dalam tahapan pengajuan uang muka.

“Adapun SPAM Rite, juga dikerjakan CV UNIKO dengan nilai kontrak Rp398,26 juta, progresnya mencapai 5 persen, dengan pekerjaan berupa perakitan sambungan rumah,” terangnya.

Fachrurazi mengatakan, seluruh paket tersebut terus dipantau agar pelaksanaannya berjalan sesuai rencana dan target yang telah ditetapkan.

“Kami berharap pekerjaan SPAM di sejumlah wilayah tersebut dapat segera terealisasi, sehingga mampu meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan air minum yang layak,” harapnya.

*Kahaba-01