Scroll untuk baca berita Kahaba.net
Kabar Kota Bima

Mori Hanafi Perjuangkan 252 Unit Bedah Rumah dan Bantuan untuk 3 Ponpes di Kota Bima

35
×

Mori Hanafi Perjuangkan 252 Unit Bedah Rumah dan Bantuan untuk 3 Ponpes di Kota Bima

Sebarkan artikel ini

Kota Bima, Kahaba.- Anggota DPR RI Komisi V, H Mori Hanafi mengunjungi 3 pondok pesantren (ponpes) di Kota Bima, Senin 2 November 2026. Kunjungan tersebut untuk memantau pembangunan fasilitas sanitasi sekaligus menyerap aspirasi pengembangan sarana pendidikan.

Anggota DPR RI Komisi V, H Mori Hanafi saat mengunjungi Ponpes di Kota Bima. Foto: Ist

3 ponpes yang dikunjungi yakni Ponpes Al Husainy di Kelurahan Monggonao, Tahfiz Nurul Jihad di Kelurahan Jatiwangi, serta Darul Hikmah di Kelurahan Matakando.

Dalam kunjungan itu, Mori meninjau pembangunan kamar mandi dan toilet, yang merupakan bagian dari program bantuan pemerintah pusat hasil perjuangannya sebagai wakil rakyat dari Daerah Pemilihan Pulau Sumbawa.

Ia menyebutkan, pembangunan 6 lokal fasilitas kamar mandi untuk 3 ponpes tersebut, telah menunjukkan progres yang baik dan memenuhi standar kelayakan.

“Dilihat dari progres pembangunan ini sudah bagus, sudah memenuhi standar kelayakan. Semoga bisa dikerjakan tepat waktu,” ujarnya.

Menurut Mori, bantuan dengan pagu anggaran ratusan juta rupiah tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk memenuhi kebutuhan para santri. Fasilitas sanitasi yang layak juga penting untuk menunjang kebersihan, kesehatan lingkungan, kenyamanan, serta privasi santri putra dan putri.

Pada kesempatan tersebut, pengelola ponpes juga menyampaikan aspirasi terkait kebutuhan pembangunan asrama dan ruang belajar baru. Tingginya minat masyarakat untuk menyekolahkan anak di pesantren belum sepenuhnya dapat tertampung karena keterbatasan fasilitas.

“Apa yang menjadi aspirasi akan kami serap dan coba perjuangkan pada tahun berikutnya,” katanya.

Mori mengungkapkan, hingga saat ini sebanyak 13 ponpes di Pulau Sumbawa telah menerima program bantuan pembangunan sarana dan prasarana. Ia berharap jumlah penerima manfaat tersebut dapat bertambah pada tahun mendatang.

Dirinya juga meminta pengelola ponpes menjaga dan merawat fasilitas yang telah dibangun, mengingat bantuan pemerintah tidak selalu dapat diperoleh setiap tahun.

Usai mengunjungi 3 ponpes, Mori melanjutkan kunjungan ke Kelurahan Rabadompu Timur untuk melihat rumah warga penerima program bedah rumah.

Ia mengaku senang melihat hasil pembangunan rumah yang dinilai sudah layak huni. Menurutnya, bantuan stimulan sebesar Rp20 juta dapat dimanfaatkan secara maksimal karena penerima manfaat turut menambahkan dana swadaya untuk mendukung proses pembangunan.

“Bantuan bedah rumah hanya Rp20 juta, tetapi hasilnya rumah yang dibangun sangat bagus dan layak. Penerima manfaat juga mengakui memiliki dana swadaya sendiri untuk membantu pembangunan,” bebernya.

Mori menjelaskan, pada tahun ini sebanyak 252 unit program bedah rumah hasil perjuangan usulannya telah terealisasi dan tersebar di lima kecamatan di Kota Bima.

Untuk tahun berikutnya, ia menargetkan dapat kembali memperjuangkan bantuan serupa dengan usulan mencapai 250 unit.

Namun, calon penerima manfaat tetap harus memenuhi persyaratan dan kriteria yang telah ditetapkan pemerintah pusat.

“Kami akan terus berupaya memperjuangkan program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, baik untuk sektor pendidikan maupun perumahan,” pungkasnya.

*Kahaba-04