Scroll untuk baca berita Kahaba.net
Kabar Kota Bima

Awasi Program Pemerintah, Pemkot Bima dan Kejaksaan Perkuat Sinergi ASLINMAS

1
×

Awasi Program Pemerintah, Pemkot Bima dan Kejaksaan Perkuat Sinergi ASLINMAS

Sebarkan artikel ini

Kota Bima, Kahaba.- Pemerintah Kota Bima bersama Kejaksaan Negeri Bima memperkuat peran Asosiasi Perlindungan Masyarakat (ASLINMAS), untuk mendukung deteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban, serta mengawal pelaksanaan pembangunan tahun 2027.

Kegiatan memperkuat Asosiasi Perlindungan Masyarakat (ASLINMAS). Foto: Ist

Penguatan tersebut dibahas dalam kegiatan Sosialisasi dan Koordinasi Penguatan ASLINMAS, dalam rangka persiapan Program JAGA CITA (Jaksa Garda Asta Cita) 2027 di Aula Kantor Pemkot Bima, Senin 2 November 2026. Kegiatan dihadiri Wali Kota Bima H A Rahman H Abidin, Kajari Bima Andi Rio Rahmat Rahmatu, Sekda, kepala perangkat daerah, camat, lurah, dan anggota Satlinmas.

Wali Kota menegaskan, ASLINMAS harus bertransformasi menjadi organisasi yang terstruktur, profesional, dan responsif terhadap persoalan masyarakat. Keberadaannya diharapkan menjadi mata dan telinga pemerintah dalam mendeteksi dini potensi gangguan ketertiban, konflik sosial, maupun hambatan pembangunan.

Dirinya juga menekankan 7 nilai utama ASLINMAS, yakni Berdaya, Amanah, Harmoni, Adaptif, Gotong Royong, Inovatif, dan Arif. Penguatan organisasi harus terintegrasi dengan kelurahan, dibina secara teknis oleh Satpol PP, serta memperkuat koordinasi tiga pilar bersama Babinsa dan Bhabinkamtibmas.

“Pemerintah Kota Bima berkomitmen memperhatikan hak operasional, peningkatan kompetensi, dan perlindungan kerja anggota Linmas,” katanya.

Sementara itu, Kajari Bima Andi Rio Rahmat Rahmatu menegaskan bahwa ASLINMAS bukan aparat penegak hukum dan tidak mengambil alih kewenangan instansi lain. Perannya sebagai mitra strategis dalam menyampaikan informasi, memperkuat koordinasi, serta mendeteksi potensi gangguan dan hambatan pembangunan.

Melalui Program JAGA CITA, ASLINMAS juga diharapkan mendukung pemantauan program prioritas pemerintah, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, dan Kampung Nelayan Merah Putih. Informasi masyarakat terkait ketepatan sasaran, distribusi, kualitas pelaksanaan, hingga potensi penyimpangan akan dikoordinasikan dengan instansi berwenang.

“Keberhasilan ASLINMAS tidak diukur dari banyaknya anggota, tetapi dari integritas, kedisiplinan, kualitas informasi, dan kepercayaan masyarakat,” tegas Kajari.

Ia mengingatkan agar anggota tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi dan tidak bertindak di luar kewenangan. ASLINMAS harus menjadi penghubung yang baik antara masyarakat, pemerintah, dan Kejaksaan.

Selain mendukung pengawasan pembangunan, ASLINMAS juga diminta meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana perkotaan, konflik sosial, dan berbagai agenda kemasyarakatan sepanjang 2027.

*Kahaba-01