Kritik Walikota Bima Bagi-Bagi Gaji, Irfan: Ini Akan Jadi Bom Waktu

Kota Bima, Kahaba.- Anggota DPRD Kota Bima mengeritik Walikota Bima HM Lutfi yang membagikan gaji dan tunjangan kepada warga. Menurutnya, itu tidak elok dan akan menjadi bom waktu di kemudian hari. (Baca. Walikota Bima Bagi-Bagi Uang Gaji dan Tunjangan Setahun Kepada Warga)

Anggota DPRD Kota Bima M Irfan. Foto: Bin

Menurut dia, sikap Walikota Bima itu juga tidak perlu di expose di media sosial, kendati itu uang pribadi. Tapi caranya tersebut juga akan ditagih oleh warga yang berada di kelurahan lain. (Baca. Apresiasi Walikota Bima yang Bagi-Bagi Gaji, Syamsurih: Ini Luar Biasa Sekali)

“Kenapa saya bilang akan jadi bom waktu, karena ketika Walikota Bima berkunjung pada kelurahan lain juga akan ditagih oleh warga. Saya hanya merasa kasihan saja pada Walikota Bima ini,” sesalnya, Senin (16/9).

Kata Irfan, Walikota Bima itu sedang melakukan pencitraan. Karena siapa pun melakukan hal ini, jelas itu murni pencitraan. Lalu pertanyaannya adalah, apakah uang gaji dan tunjangan Walikota Bima itu akan cukup dibagikan kepada warga di 41 Kelurahan yang ada di Kota Bima selama 5 tahun.

“Pencitraan ini akan menjadi boomerang baginya,” kata Irfan.

Sebaiknya sambung duta PKB itu, melakukan kunjungan yang biasa, tidak mesti harus menyerahkan gaji dan tunjangan kepada warga. Karena ini tidak elok. Akan lebih bagus lagi jika Walikota Bima merealisasikan janji-janji pribadinya saat kampanye di luar visi misi.

“Seperti membelikan HP RTRW yang pernah dijanjikan. Realisasi janji pribadi itu akan lebih bagus di penuhi, daripada harus membagikan uang dan tunjangan kepada warga,” sarannya.

Selain itu, sejumlah program – program juga direalisasikan segera kepada warga. Seperti bantuan Rp 12,5 miliar untuk membantu menciptakan 10 ribu wirausaha baru. Karena hingga saat ini, dana itu belum juga direalisasikan.

“Kemudian pertanyaannya, apakah mampu di sisa waktu beberapa bulan ini anggaran Rp 12,5 miliar itu bis adirealisasikan oleh Walikota Bima,” ujarnya.

Untuk itu, Irfan menyarankan kepada Walikota Bima tidka perlu ber-euforia dengan pemberian gaji dan tunjangan itu kepada warga. Masih banyak hal – hal yang harus dilakukan untuk mewujudkan keinginan untuk merubah daerah ini ke arah yang lebih baik.

*Kahaba-01

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *