BPDAS NTB Distribusikan Seribu Pohon Untuk Poktan Kampasi

Kabupaten Dompu, Kahaba.- Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Dodokan Moyosari Nusa Tenggara Barat, mendistribusikan 1.350 bibit pohon gratis untuk kelompok tani (Poktan) Mada Oi Kampasi Meci, Desa Sukadamai, Kecamatan Manggelewa, Kabupaten Dompu, Rabu (5/12).

Anggota poktan Mada Oi Kampasi, Desa Sukadamai Kecamatan Manggelewa, usai menerima ribuan pohon gratis dari BPASD Dodokan Moyosari NTB. Foto: Ady

Adapun jenis bibit tersebut, durian, manggis, nangka, dan mangga. Rencananya, bibit ini akan ditanam di kawasan Mada Oi Kampasi Meci, yang kini kondisinya sangat gundul dan memperihatinkan. Padahal, kawasan ini merupakan sumber air untuk ribuan nyawa yang ada di Kecamatan Manggelewa dan Kecamatan Kilo.

Sekretaris Poktan Kampasi Amirullah mengungkapkan, bibit tersebut akan ditanam disepanjang lahan dan kawasan hutan yang kini telah gundul.

”Kami akan menghijaukan kembali kawasan ini dengan pohon-pohon yang produktif, dan memiliki nilai ekonomis tinggi,” ungkapnya saat ditemui di lokasi pendistribusian bibit tersebut.

Menurutnya, rencana di lokasi ini kedepan akan dijadikan obyek wisata buah dan wisata alam. Sebagai penunjang mimpi bersama itu, kini pihaknya (Poktan) gencar melakukan gerakan menanam pohon.

”Kami yakin dengan pohon-pohon ini, mimpi kami yang ingin menjadikan kawasan ini sebagai kawasan wisata akan terwujud,” cetusnya.

Saat ini, di kawasan tersebut lanjut Amir, telah ditanam ribuan pohon buah-buahan. Seperti Durian, rambutan, manggis, pisang, pepaya, jeruk, mangga, kelengkeng, sawo dan langsat.

”Semua tanaman ini kami hadirkan dengan kantong-kantong pribadi, alias beli sendiri,” paparnya.

Amir menuturkan, anggota kelompoknya kini telah benar-benar sadar dan massif ingin melestarikan dan mengembalikan fungsi hutan di kawasan tersebut. Hal tersebut, terdorong atas keseriusan Kepala BKPH Tambora Burhan, bersama jajarannya yang selama ini intens memberi semangat dan pembinaan.

”Hati kami tergerak karena motivasi dan dorongan beliau, yang menceritakan tentang kondisi hutan dan kebutuhan manusia. Serta memberi contoh-contoh inspiratif guna menjaga pelestarian hutan,” pungkasnya.

Tidak hanya itu, dengan kapasitasnya Burhan telah mencanangkan 100 hektar kebun buah dan pembangunan kolam renang di kawasan itu. Ini tentu menjadi solusi cerdas dan jalan kemakmuran untuk petani.

*Kahaba 09

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *