oleh

3 Alat Deteksi Banjir di Kota Bima tidak Berfungsi

Kota Bima, Kahaba.- Alat deteksi dini banjir dibuat berfungsi sebagai detektor peringatan apabila ada bahaya banjir. Di Kota Bima, alat tersebut sudah terpasang dibeberapa tempat.

3 Alat Deteksi Banjir di Kota Bima tidak Berfungsi - Kabar Harian Bima
Salah satu bendungan yang terpasang alat deteksi banjir yang tidak aktif. Foto: Ist

Terdapat 4 alat yang dipasang BPBD Kota Bima untuk memantau hujan dan muka air dan peringatan dini banjir. Dari jumlah itu, hanya 1 saja yang berfungsi hingga saat ini.



4 alat tersebut terpasang di Bendungan Lampe dengan Link http://ewsbima.irfomous.com/bendung/  kemudian di Bendungan Ntobo dengan Link http://ewsbima.irfomous.com/ntobo/
di Kelurahan Jatibaru dengan link http://ewsbima.irfomous.com/jatibaru/ dan di Kelurahan Lelamase dengan Link http://ewsbima.irfomous.com/lelamase/

Baca:   Diguyur Hujan Deras, Sebagian Wilayah Desa Cenggu Kebanjiran

Sementara dari semua alat dimaksud, hanya di Bendungan Ntobo yang masih berfungsi memperlihatkan video dan foto. Alat di Bendungan Lampe terakhir aktif pada tanggal 3 Februari 2021. Kemudian alat di Bendungan Jatibaru dan Lelamase tidak berfungsi dan hanya terpampang peta.

Kepala BPBD Kota Bima Hj Siti Jainab yang ditanya soal itu belum bisa memberikan keterangan, karena sedang ada pertemuan.

Baca:   Pemerintah Siapkan Rp10 Miliar, Bantu 20 Ribu Rumah Terendam Banjir

“Sedang dilihat-lihat oleh Dinas Kominfostik,” katanya singkat.

*Kahaba-01


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.