Kabupaten Bima, Kahaba.- Satu tahun kepemimpinan Bupati Bima Ady Mahyudi dan Wakil Bupati H Irfan Zubaidy mulai menunjukkan sejumlah capaian yang dinilai membanggakan. Berbagai prestasi berhasil ditorehkan Pemerintah Kabupaten Bima sepanjang Tahun 2025, mulai dari tata kelola keuangan, sektor kesehatan, pembangunan desa, hingga penanganan stunting.
Capaian tersebut disampaikan langsung Bupati Bima Ady Mahyudi saat Rapat Paripurna Ke-2 DPRD Kabupaten Bima Masa Sidang I Tahun Sidang 2026, Senin 30 Maret 2026, dalam agenda penyampaian LKPJ Bupati Bima Tahun Anggaran 2025.
Dalam pidatonya, Bupati Ady menegaskan bahwa berbagai capaian yang diraih bukan semata hasil kerja pemerintah daerah, tetapi buah dari kolaborasi seluruh elemen, mulai dari jajaran OPD hingga dukungan masyarakat.
“Berbagai capaian dan prestasi membanggakan berhasil diraih oleh Kabupaten Bima sepanjang Tahun 2025. Prestasi ini merupakan hasil kerja keras, kolaborasi, dan dedikasi seluruh elemen pemerintah daerah bersama masyarakat,” ujarnya.
Salah satu capaian penting yang kembali dipertahankan adalah opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI untuk ke-10 kalinya secara berturut-turut. Menurut Bupati, raihan ini menjadi indikator bahwa pengelolaan keuangan daerah berjalan semakin baik, transparan, dan akuntabel.
Di sektor kesehatan, Kabupaten Bima juga mencatat kemajuan dengan meraih UHC Award 2026 tingkat Madya, sebagai bentuk pengakuan atas komitmen pemerintah dalam menghadirkan jaminan kesehatan yang lebih merata bagi masyarakat.
Tak hanya itu, prestasi di tingkat nasional juga berhasil ditorehkan oleh Desa Lanta, Kecamatan Lambu, yang sukses meraih Juara II Lomba Desa Tingkat Nasional. Capaian tersebut dinilai sebagai bukti bahwa pembangunan desa di Kabupaten Bima mulai menunjukkan hasil yang nyata dan partisipatif.
Pada aspek penanganan stunting, Kabupaten Bima bahkan berhasil menempati Peringkat I di Provinsi NTB, dengan Desa Karumbu, Kecamatan Langgudu, sebagai salah satu lokus unggulan. Keberhasilan ini dinilai sebagai hasil dari sinergi lintas sektor yang berjalan efektif.
Sementara di bidang layanan kesehatan dasar, Puskesmas Belo berhasil meraih Juara I Gugus Kendali Mutu Tingkat Provinsi, sedangkan Posyandu Kalende Desa Naru, Kecamatan Sape, meraih Juara II Lomba Posyandu Tingkat Provinsi.
Bupati Ady menegaskan, seluruh capaian tersebut harus menjadi energi baru bagi pemerintah daerah untuk terus bekerja lebih baik dan lebih cepat dalam menjawab kebutuhan masyarakat.
“Seluruh capaian ini bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan motivasi untuk terus bekerja lebih baik, lebih cepat, dan lebih berdampak bagi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bima,” tegasnya.
Dengan sederet capaian itu, kepemimpinan Ady-Irfan dinilai mulai meletakkan fondasi awal menuju visi besar “Bima Bermartabat”, meski tantangan pembangunan ke depan masih cukup besar.
*Kahaba-01













