Kota Bima, Kahaba.- Pemerintah Kota Bima melalui Dinas Sosial menggelar sosialisasi Program Keluarga Harapan (PKH) Daerah di Aula Kantor Pemkot Bima, Kamis 23 April 2026. Program ini menjadi langkah konkret pemerintah dalam menekan angka kemiskinan ekstrem di daerah.
Kepala Dinsos Kota Bima H Lalu Sukarsana menjelaskan, PKH Daerah merupakan program pelengkap dari PKH Nasional.
YTahun 2026, program ini menyasar 1.200 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dengan anggaran sebesar Rp2,8 miliar dari APBD.
“Saat ini penerima PKH Nasional di Kota Bima sebanyak 6.586 orang. PKH Daerah difokuskan bagi warga miskin ekstrem yang belum tercover bantuan pusat,” ujarnya.
Ia menegaskan, seluruh penerima telah melalui proses verifikasi dan validasi berbasis Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), sehingga dipastikan tepat sasaran.
Sementara itu, Wali Kota Bima H A Rahman H Abidin menegaskan, PKH Daerah merupakan komitmen pemerintah untuk menghadirkan keadilan sosial tanpa intervensi kepentingan apa pun.
“Program ini harus tepat sasaran. Tidak boleh ada pilih kasih, apalagi dikaitkan dengan kepentingan politik,” tegasnya.
Ia juga meminta seluruh jajaran, mulai dari Dinsos hingga RT/RW, bekerja objektif dan transparan. Bahkan, pemerintah membuka ruang pengaduan bagi masyarakat yang merasa layak namun belum terdata.
Saat ini, jumlah warga miskin ekstrem di Kota Bima tercatat lebih dari 2.000 jiwa. Kelompok inilah yang menjadi prioritas utama penanganan melalui berbagai intervensi, termasuk PKH Daerah.
“Ini ikhtiar kita bersama. Dengan program ini, kita harapkan kemiskinan ekstrem bisa ditekan secara bertahap,” pungkasnya.
*Kahaba-04













