Warga Donggobolo-Dadibou Saling Serang, Satu Orang Kena Panah

Kabupaten Bima, Kahaba.- Warga Desa Donggobolo dan Desa Dadibou Kecamatan Woha terlibat bentrok, Kamis (29/10). Akibatnya, satu orang terluka terkena panah dan satu sepeda motor dirusak warga.

Suasana bentrok Warga Donggobolo-Dadibou. Foto: Noval

Suasana bentrok Warga Donggobolo-Dadibou. Foto: Noval

Bentrokan terjadi sekitar pukul 13.30 Wita, diduga belasan pemuda dari Desa Dadibou datang dan melempar dengan batu dan anak panah ke arah warga yang duduk di Cabang Donggobolo. Warga yang diserang pun membalas dengan lemparan batu. Masdin, warga Donggobolo yang berprofesi sebagai ojek pun terkena anak panah.

Karena diserang, warga Donggobolo berhamburan dan keluar dengan senjata tajam dan panah. Melampiaskan kemarahan, kelompok warga Donggobolo kemudian merusak sepeda motor Mio yang diduga milik komplotan penyerang.

Mendengar kabar ada serangan balik dari kelompok warga Dadibou sekitar pukul 14.30 Wita, suasana kembali memanas. Warga Donggobolo berhamburan menuju sebelah timur Desa mereka dan melengkapi diri senjata. Beruntung Polisi tiba dilokasi dan menjaga perbatasan dua desa itu. Suasana kembali kondusif.

*Noval

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *